# Investor Pasif: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangan

*English: Hands-Off Investor: Meaning, Pros and Cons*

> Pelajari apa itu investor pasif, strategi investasi yang minim intervensi, serta kelebihan dan kekurangannya untuk portofolio Anda.

**Definisi:** Investor pasif adalah individu yang memilih untuk membangun portofolio investasi dan hanya melakukan perubahan kecil dalam jangka waktu lama.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/h/handsoffinvestor

---

## Apa Itu Investor Pasif?

Investor pasif lebih memilih untuk membangun portofolio investasi dan hanya melakukan perubahan kecil dalam jangka waktu lama. Banyak investor pasif menggunakan index fund atau target-date fund, yang hanya melakukan perubahan kecil dan lambat pada kepemilikan mereka sehingga tidak memerlukan banyak pemantauan.

### Poin Penting

## Memahami Investor Pasif

Strategi investasi pasif sangat cocok untuk banyak investor ritel yang mungkin tidak memiliki waktu yang dibutuhkan untuk memantau dan meneliti investasi mereka secara rutin. Manajemen aktif yang intensif mengharuskan investor untuk terus mengikuti perkembangan posisi yang mereka pegang. Hal ini seringkali membutuhkan beberapa jam riset per minggu. Manajer aktif percaya bahwa dengan melakukan pekerjaan ini, mereka dapat memperoleh imbal hasil yang lebih tinggi dari rata-rata atas investasi mereka.

Strategi pasif tidak serta merta berkinerja buruk. Banyak investor percaya pada pendekatan pengindeksan (indexing), yang berpendapat bahwa berpegang teguh pada portofolio yang terdiversifikasi dengan baik dalam jangka panjang adalah kunci kekayaan.

Karena index fund seringkali memiliki rasio biaya yang sangat rendah, investor pasif seringkali menikmati keuntungan bawaan dibandingkan dengan pedagang aktif yang membayar lebih banyak dalam komisi perdagangan, kehilangan selisih bid-ask, dan menanggung tarif pajak yang lebih tinggi atas keuntungan modal jangka pendek dan dividen yang tidak memenuhi syarat.

## Kelebihan dan Kekurangan Menjadi Investor Pasif

Sebuah studi berkelanjutan yang membandingkan imbal hasil investor dengan imbal hasil pasar, Dalbar’s Quantitative Analysis of Investor Behavior, menegaskan manfaat pendekatan pasif. Selama 20 tahun antara 1997 dan 2017, rata-rata investor ekuitas memperoleh 5,29% per tahun sementara S&P 500 Index naik 7,20% per tahun.

Pada investasi hipotetis sebesar $100.000, rata-rata investor akan memperoleh sekitar $120.000 lebih sedikit daripada investor pasif yang memegang S&P 500. Rata-rata investor pendapatan tetap berkinerja lebih buruk lagi, tertinggal dari Bloomberg U.S. Aggregate Index sebesar 4,54 poin persentase per tahun, dan menghasilkan sekitar $155.000 lebih sedikit selama 20 tahun.

## Pertimbangan Khusus

Alasan di balik kinerja buruk investor sangat beragam, tetapi mencoba mengatur waktu pasar dan bias perilaku seperti keengganan terhadap kerugian adalah kontributor utama. Dalbar dengan tepat menunjukkan bahwa sebuah indeks selalu berada di pasar dan selalu terinvestasi penuh, sementara investor mungkin berada di pinggir lapangan menunggu saat yang tepat untuk kembali ke pasar.

Investor pasif dapat memperoleh manfaat dari imbal hasil harga investasinya tetapi juga dari reinvestasi dividen. Bagi investor reksa dana, pendekatan ini memungkinkan investor untuk membeli lebih banyak unit penyertaan reksa dana dengan hasil dividen mereka.

Investor pasif yang tidak berada dalam target-date fund yang menyesuaikan alokasinya dari waktu ke waktu dapat mengambil risiko tambahan saat mereka mendekati pensiun. Tanpa rebalancing berkala, portofolio bisa menjadi terlalu berat pada investasi ekuitas yang lebih berisiko, yang dapat menghancurkan kekayaan jika terjadi pasar beruang dalam lima hingga 10 tahun terakhir sebelum pensiun.

Investor pasif akan membutuhkan portofolio yang jauh lebih konservatif di masa pensiun yang menjaga modal dengan aset seperti kas dan obligasi berkualitas tinggi, dan kemungkinan besar perlu melakukan perdagangan yang signifikan untuk mencapai hal ini.


## FAQ

**Apa perbedaan utama antara investor pasif dan investor aktif?**
Investor pasif membangun portofolio dan melakukan sedikit perubahan dalam jangka panjang, seringkali menggunakan index fund, sementara investor aktif terus memantau dan meneliti investasi mereka untuk mencoba mengungguli pasar.

**Mengapa investor pasif seringkali berkinerja lebih baik daripada investor aktif?**
Investor pasif seringkali berkinerja lebih baik karena biaya yang lebih rendah (rasio biaya, komisi, pajak keuntungan modal jangka pendek) dan pendekatan jangka panjang yang konsisten, menghindari kesalahan emosional seperti mencoba mengatur waktu pasar.

**Apakah strategi investasi pasif selalu berkinerja buruk?**
Tidak, strategi pasif tidak selalu berkinerja buruk; banyak investor percaya pada pendekatan pengindeksan yang berfokus pada diversifikasi jangka panjang untuk membangun kekayaan.

**Apa risiko yang perlu diperhatikan oleh investor pasif saat mendekati pensiun?**
Investor pasif yang tidak menggunakan target-date fund berisiko memiliki portofolio yang terlalu berat pada aset berisiko seperti ekuitas, yang dapat menyebabkan kerugian besar jika terjadi pasar beruang menjelang pensiun, sehingga memerlukan rebalancing yang lebih konservatif.