# Heuristik: Definisi, Kelebihan, Kekurangan, dan Contoh

*English: Heuristics: Definition, Pros & Cons, and Examples*

> Pelajari apa itu heuristik, jalan pintas mental untuk pengambilan keputusan cepat. Pahami kelebihan, kekurangan, dan contohnya dalam ekonomi perilaku.

**Definisi:** Heuristik adalah jalan pintas mental atau aturan praktis yang membantu orang membuat keputusan cepat dan efisien dengan menyederhanakan masalah.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/h/heuristics

---

## Apa Itu Heuristik?

Heuristik adalah jalan pintas mental yang membantu orang membuat keputusan cepat. Ini adalah aturan atau metode yang membantu orang menggunakan akal dan pengalaman masa lalu untuk memecahkan masalah secara efisien. Umumnya digunakan untuk menyederhanakan masalah dan menghindari beban kognitif, heuristik adalah bagian dari bagaimana otak manusia berevolusi dan terhubung, memungkinkan individu untuk dengan cepat mencapai kesimpulan atau solusi yang masuk akal untuk masalah yang kompleks. Solusi ini mungkin bukan yang optimal tetapi seringkali cukup mengingat batasan waktu dan kapasitas perhitungan.

Jalan pintas kognitif ini sangat menonjol dalam ekonomi perilaku.

### Poin Penting

Investopedia / Danie Drankwalter

## Memahami Heuristik

Orang menggunakan heuristik secara alami karena evolusi otak manusia. Otak hanya dapat memproses begitu banyak informasi sekaligus dan, oleh karena itu, harus menggunakan berbagai jalan pintas atau aturan praktis.

Kita tidak akan jauh jika kita harus berhenti untuk memikirkan setiap detail kecil atau mengumpulkan setiap informasi yang tersedia dan mengintegrasikannya ke dalam analisis. Heuristik, oleh karena itu, memfasilitasi keputusan tepat waktu yang mungkin bukan yang terbaik, tetapi cukup sesuai. Individu terus-menerus menggunakan semacam tebakan cerdas, coba-coba, proses eliminasi, dan pengalaman masa lalu untuk memecahkan masalah atau menentukan tindakan.

Di dunia yang semakin kompleks dan dibanjiri data besar, metode heuristik membuat pengambilan keputusan lebih sederhana dan lebih cepat melalui jalan pintas dan perhitungan yang "cukup baik".

Pertama kali diidentifikasi dalam ekonomi oleh ilmuwan politik dan sarjana organisasi Herbert Simon dalam karyanya tentang rasionalitas terbatas, heuristik kini telah menjadi landasan ekonomi perilaku.

Alih-alih menganut gagasan bahwa perilaku ekonomi itu rasional dan didasarkan pada semua informasi yang tersedia untuk mengamankan hasil terbaik bagi individu ("mengoptimalkan"), Simon percaya pengambilan keputusan adalah tentang mencapai hasil yang "cukup baik" bagi individu berdasarkan informasi terbatas mereka dan menyeimbangkan kepentingan orang lain. Simon menyebut ini "satisficing", gabungan dari kata "satisfy" dan "suffice".

## Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Heuristik

### Kelebihan

Keuntungan utama menggunakan heuristik adalah mereka memungkinkan orang untuk membuat keputusan yang "cukup baik" tanpa memiliki semua informasi dan tanpa harus melakukan perhitungan yang kompleks.

Karena manusia tidak mungkin memperoleh atau memproses semua informasi yang diperlukan untuk membuat keputusan yang sepenuhnya rasional, mereka malah berusaha menggunakan informasi yang mereka miliki untuk menghasilkan hasil yang memuaskan, atau yang "cukup baik". Heuristik memungkinkan orang untuk melampaui batas kognitif mereka.

Heuristik juga menguntungkan ketika kecepatan atau ketepatan waktu penting—misalnya, memutuskan untuk memasuki perdagangan atau membuat penilaian cepat tentang keputusan penting. Heuristik sangat berguna ketika tidak ada waktu untuk menimbang semua pilihan dan kelebihannya dengan hati-hati.

### Kekurangan

Ada juga kerugian dalam menggunakan heuristik. Meskipun mungkin cepat dan sederhana, kemungkinan besar mereka tidak akan menghasilkan keputusan yang optimal dan bahkan bisa salah sama sekali. Keputusan cepat tanpa semua informasi dapat menyebabkan kesalahan penilaian, dan kesalahan perhitungan dapat menyebabkan kekeliruan.

Selain itu, heuristik membuat kita rentan terhadap bias yang cenderung mengarahkan kita pada perilaku ekonomi yang tidak rasional dan memengaruhi pemahaman kita tentang dunia. Heuristik semacam itu telah diidentifikasi dan dikatalogkan oleh bidang ekonomi perilaku.

Cepat & mudah

Memungkinkan pengambilan keputusan yang melampaui kapasitas kognitif kita

Memungkinkan penilaian cepat ketika waktu terbatas

Seringkali tidak akurat

Dapat menyebabkan bias sistemik atau kesalahan penilaian

## Contoh Heuristik dalam Ekonomi Perilaku

### Representativeness

Metode jalan pintas populer dalam pemecahan masalah yang diidentifikasi dalam ekonomi perilaku disebut heuristik representativeness. Representativeness menggunakan jalan pintas mental untuk membuat keputusan berdasarkan peristiwa atau ciri masa lalu yang mewakili atau mirip dengan situasi saat ini.

Misalnya, katakanlah Fast Food ABC memperluas operasinya ke India dan harga sahamnya melonjak. Seorang analis mencatat bahwa India adalah usaha yang menguntungkan bagi semua jaringan makanan cepat saji. Oleh karena itu, ketika Fast Food XYZ mengumumkan rencananya untuk menjelajahi pasar India tahun depan, analis tidak membuang waktu dalam memberikan rekomendasi "beli" untuk XYZ.

Meskipun pendekatan jalan pintas mereka menghemat peninjauan data untuk kedua perusahaan, itu mungkin bukan keputusan terbaik. Fast Food XYZ mungkin memiliki makanan yang tidak menarik bagi konsumen India, yang akan terungkap melalui penelitian.

### Anchoring and Adjustment

Anchoring and adjustment adalah pendekatan heuristik lain yang lazim. Dengan anchoring and adjustment, seseorang memulai dengan angka atau nilai target tertentu—disebut anchor—dan kemudian menyesuaikan angka tersebut hingga nilai yang dapat diterima tercapai seiring waktu. Masalah utama dengan metode ini adalah jika nilai anchor awal bukan nilai sebenarnya, maka semua penyesuaian berikutnya akan secara sistematis bias terhadap anchor dan menjauh dari nilai sebenarnya.

### Fakta Cepat

Contoh anchoring and adjustment adalah seorang wiraniaga mobil memulai negosiasi dengan harga yang sangat tinggi (yang bisa dibilang jauh di atas nilai wajar).

Karena harga tinggi adalah anchor, harga akhir cenderung lebih tinggi daripada jika wiraniaga mobil menawarkan harga yang wajar atau rendah untuk memulai.

### Heuristik Ketersediaan (Recency)

Heuristik ketersediaan (atau recency) adalah masalah di mana orang memberikan bobot terlalu besar pada kemungkinan suatu peristiwa terjadi lagi jika baru saja terjadi. Misalnya, jika serangan hiu dilaporkan di berita, berita utama tersebut membuat peristiwa itu menonjol dan dapat menyebabkan orang menjauhi air, meskipun serangan hiu tetap sangat jarang.

Contoh lain adalah kasus "hot hand", atau perasaan bahwa setelah serangkaian keberhasilan, seseorang kemungkinan akan terus berhasil. Baik di kasino, di pasar, atau bermain bola basket, hot hand telah terbantah. Serangkaian keberuntungan baru-baru ini tidak mengubah probabilitas keseluruhan terjadinya peristiwa.

### Confirmation Bias

Confirmation bias adalah heuristik yang terdokumentasi dengan baik di mana orang memberikan bobot lebih pada informasi yang sesuai dengan pandangan dunia atau keyakinan mereka yang ada. Pada saat yang sama, informasi yang bertentangan dengan keyakinan ini didiskon atau ditolak.

Investor harus menyadari kecenderungan mereka sendiri terhadap confirmation bias sehingga mereka dapat mengatasi pengambilan keputusan yang buruk, melewatkan peluang, dan menghindari menjadi korban gelembung. Mencari pandangan yang berlawanan dan menghindari pertanyaan afirmatif adalah dua cara untuk melawan confirmation bias.

### Hindsight Bias

Hindsight selalu 20/20. Namun, hindsight bias membuat kita lupa bahwa kita membuat prediksi atau perkiraan yang salah sebelum itu terjadi. Sebaliknya, kita menjadi yakin bahwa kita telah secara akurat memprediksi suatu peristiwa sebelum itu terjadi, bahkan ketika kita tidak melakukannya. Hal ini dapat menyebabkan terlalu percaya diri dalam membuat prediksi di masa depan, atau penyesalan karena tidak mengambil peluang di masa lalu.

### Stereotip

Stereotip adalah sejenis heuristik yang memungkinkan kita membentuk opini atau penilaian tentang orang yang belum pernah kita temui. Khususnya, stereotip mengambil karakteristik tingkat kelompok tentang kelompok sosial tertentu—seringkali yang bersifat rasis, seksis, atau diskriminatif—dan menerapkan karakteristik tersebut pada semua anggota dalam kelompok tersebut, terlepas dari kepribadian, keyakinan, keterampilan, atau perilaku individu mereka.

Dengan memaksakan keyakinan yang terlalu disederhanakan pada orang, kita dapat dengan cepat menilai interaksi potensial dengan mereka atau hasil individu dari orang-orang tersebut. Namun, penilaian ini seringkali salah, merendahkan, dan melanggengkan perpecahan dan pengecualian sosial.

## Heuristik dan Psikologi

Heuristik pertama kali diidentifikasi dan dianggap serius oleh para sarjana pada pertengahan abad ke-20 dengan karya Herbert Simon, yang bertanya mengapa individu dan perusahaan tidak bertindak seperti aktor rasional di dunia nyata, bahkan dengan tekanan pasar yang menghukum keputusan yang tidak rasional. Simon menemukan bahwa manajer perusahaan biasanya tidak mengoptimalkan tetapi malah mengandalkan serangkaian heuristik atau jalan pintas untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cara yang "cukup baik" (untuk "satisfice").

Kemudian, pada tahun 1970-an dan 80-an, psikolog Amos Tversky dan Daniel Kahneman, yang bekerja di Hebrew University di Yerusalem, membangun karya Herbert Simon dan mengembangkan apa yang dikenal sebagai Prospect Theory. Landasan ekonomi perilaku, Prospect Theory mengkatalogkan beberapa heuristik yang digunakan secara tidak sadar oleh orang saat mereka membuat evaluasi keuangan.

Salah satu temuan utama adalah bahwa orang sangat menghindari kerugian—kerugian terasa lebih besar daripada keuntungan (yaitu, rasa sakit kehilangan $50 jauh lebih besar daripada kesenangan menerima $50). Di sini, orang mengadopsi heuristik untuk menghindari realisasi kerugian, terkadang mendorong mereka untuk mengambil risiko berlebihan untuk melakukannya—tetapi seringkali menyebabkan kerugian yang lebih besar.

Baru-baru ini, ekonom perilaku telah mencoba mengembangkan langkah-langkah kebijakan atau "dorongan" untuk membantu memperbaiki penggunaan heuristik yang tidak rasional oleh orang-orang agar mereka dapat mencapai hasil yang lebih optimal—misalnya, dengan membuat orang mendaftar dalam rencana tabungan pensiun secara default alih-alih harus memilih.

## Apa Saja Jenis-Jenis Heuristik?

Hingga saat ini, beberapa heuristik telah diidentifikasi oleh ekonomi perilaku—atau dikembangkan untuk membantu orang membuat keputusan yang kompleks. Dalam ekonomi perilaku, representativeness, anchoring and adjustment, dan availability (recency) adalah di antara yang paling sering dikutip. Heuristik dapat dikategorikan dalam banyak cara, seperti bias kognitif versus emosional atau kesalahan penilaian versus kesalahan perhitungan.

## Apa Itu Berpikir Heuristik?

Berpikir heuristik menggunakan jalan pintas mental—seringkali secara tidak sadar—untuk membuat keputusan atau penilaian yang kompleks dengan cepat dan efisien. Ini bisa dalam bentuk "aturan praktis" (misalnya, menabung 5% dari pendapatan Anda untuk pensiun yang nyaman) atau proses kognitif yang sebagian besar tidak kita sadari seperti bias ketersediaan.

## Apa Kata Lain untuk Heuristik?

Heuristik juga dapat disebut dengan istilah berikut: aturan praktis; jalan pintas mental; tebakan terpelajar; atau satisfice.

## Bagaimana Heuristik Berbeda dari Algoritma?

Algoritma adalah serangkaian instruksi langkah demi langkah yang diikuti untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu, seringkali mengoptimalkan hasil tersebut. Algoritma diformalkan dan dapat diekspresikan sebagai formula atau "resep".

Oleh karena itu, algoritma dapat direproduksi dalam arti bahwa algoritma akan selalu memberikan output yang sama, dengan input yang sama.

Heuristik merupakan tebakan terpelajar atau firasat. Alih-alih mengikuti serangkaian aturan atau instruksi, heuristik adalah jalan pintas mental. Selain itu, heuristik sering menghasilkan hasil sub-optimal dan bahkan tidak rasional yang mungkin berbeda bahkan ketika diberikan input yang sama.

## Apa Itu Heuristik Komputer?

Dalam ilmu komputer, heuristik mengacu pada metode pemecahan masalah yang terbukti lebih cepat atau lebih efisien daripada metode tradisional. Ini mungkin melibatkan penggunaan perkiraan daripada perhitungan yang tepat atau teknik yang menghindari rutinitas yang intensif secara komputasi.

## Intinya

Heuristik adalah aturan praktis yang bermanifestasi sebagai jalan pintas mental dalam penilaian dan pengambilan keputusan. Tanpa heuristik, otak kita tidak akan dapat berfungsi mengingat kompleksitas dunia, jumlah data yang harus diproses, dan kemampuan perhitungan yang diperlukan untuk membentuk keputusan yang optimal. Sebaliknya, heuristik memungkinkan kita untuk membuat pilihan yang cepat dan "cukup baik".

Namun, pilihan-pilihan ini juga dapat tunduk pada ketidakakuratan dan bias sistemik, seperti yang diidentifikasi oleh ekonomi perilaku.


## FAQ

**Apa itu heuristik dan mengapa kita menggunakannya?**
Heuristik adalah jalan pintas mental yang membantu kita membuat keputusan cepat dan efisien dengan menyederhanakan masalah, karena otak kita memiliki keterbatasan dalam memproses informasi.

**Apa keuntungan utama menggunakan heuristik?**
Keuntungan utamanya adalah memungkinkan kita membuat keputusan yang "cukup baik" tanpa memerlukan semua informasi atau perhitungan yang rumit, serta memungkinkan pengambilan keputusan cepat saat waktu terbatas.

**Apa kerugian utama dari heuristik?**
Kerugiannya adalah keputusan yang dihasilkan mungkin tidak optimal, bisa salah, dan membuat kita rentan terhadap bias yang mengarah pada perilaku tidak rasional.

**Sebutkan beberapa contoh heuristik yang umum.**
Contoh umum termasuk representativeness (membuat keputusan berdasarkan kemiripan masa lalu), anchoring and adjustment (menggunakan nilai awal sebagai patokan), dan availability (memberi bobot lebih pada peristiwa yang baru saja terjadi).

**Bagaimana heuristik berbeda dari algoritma?**
Algoritma adalah serangkaian instruksi langkah demi langkah yang menghasilkan hasil yang optimal dan konsisten, sedangkan heuristik adalah jalan pintas mental yang menghasilkan solusi "cukup baik" tetapi bisa tidak akurat atau tidak rasional.