# Metode High-Low: Memisahkan Biaya Tetap dan Variabel

*English: Understanding the High-Low Method in Accounting: Separating Costs*

> Pelajari metode high-low dalam akuntansi biaya untuk memisahkan biaya tetap dan variabel. Panduan lengkap dengan contoh dan keterbatasan.

**Definisi:** Metode high-low adalah teknik akuntansi biaya untuk memisahkan biaya tetap dan biaya variabel dengan membandingkan total biaya pada tingkat aktivitas tertinggi dan terendah.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/h/high_low_method

---

## Memahami Metode High-Low dalam Akuntansi: Memisahkan Biaya

### Poin-Poin Penting

## Apa Itu Metode High-Low?

Dalam akuntansi biaya, metode high-low adalah cara untuk mencoba memisahkan biaya tetap dan biaya variabel dengan data yang terbatas. Metode high-low melibatkan pengambilan tingkat aktivitas tertinggi dan terendah lalu membandingkan total biaya pada setiap tingkat.

Jika biaya variabel adalah biaya tetap per unit dan biaya tetap tetap sama, dimungkinkan untuk menentukan biaya tetap dan variabel dengan menyelesaikan sistem persamaan. Namun, perlu berhati-hati saat menggunakan metode high-low, karena hasilnya bisa lebih atau kurang akurat tergantung pada distribusi nilai antara jumlah dolar atau kuantitas tertinggi dan terendah.

## Cara Kerja Metode High-Low

Menghitung hasil untuk metode high-low memerlukan beberapa langkah formula. Pertama, Anda harus menghitung komponen biaya variabel dan kemudian komponen biaya tetap, lalu masukkan hasilnya ke dalam formula model biaya.

Pertama, tentukan komponen biaya variabel:

Variable Cost = HAC − Lowest Activity Cost HAUs − Lowest Activity Units

di mana:
HAC = Highest activity cost
HAUs = Highest activity units
Variable cost adalah per unit

Selanjutnya, gunakan formula berikut untuk menentukan komponen biaya tetap:

Fixed Cost = HAC − ( Variable Cost × HAUs )

Gunakan hasil dari dua formula pertama untuk menghitung hasil biaya high-low menggunakan formula berikut:

High-Low Cost = Fixed Cost + ( Variable Cost × UA )

di mana:
UA = Unit activity

## Wawasan yang Diperoleh dari Metode High-Low

Biaya yang terkait dengan suatu produk, lini produk, peralatan, toko, wilayah penjualan geografis, atau anak perusahaan terdiri dari biaya variabel dan biaya tetap. Untuk menentukan kedua komponen biaya dari total biaya, seorang analis atau akuntan dapat menggunakan teknik yang dikenal sebagai metode high-low.

Metode high-low digunakan untuk menghitung biaya variabel dan tetap dari suatu produk atau entitas dengan biaya campuran. Metode ini mempertimbangkan dua faktor. Metode ini mempertimbangkan total dolar dari biaya campuran pada volume aktivitas tertinggi dan total dolar dari biaya campuran pada volume aktivitas terendah. Total biaya tetap diasumsikan sama pada kedua titik aktivitas. Perubahan total biaya dengan demikian adalah tingkat biaya variabel dikalikan dengan perubahan jumlah unit aktivitas.

## Contoh: Metode High-Low dalam Aksi

Misalnya, tabel di bawah ini menggambarkan aktivitas untuk toko roti kue untuk setiap bulan dari 12 bulan dalam setahun.

Berikut adalah contoh metode akuntansi biaya high-low:

Aktivitas tertinggi untuk toko roti terjadi pada bulan Oktober, ketika toko roti membuat jumlah kue terbanyak, sementara bulan Agustus memiliki tingkat aktivitas terendah, dengan hanya 70 kue yang dipanggang dengan biaya $3.750. Jumlah biaya yang berdekatan dengan tingkat aktivitas ini akan digunakan dalam metode high-low, meskipun jumlah biaya ini belum tentu biaya tertinggi dan terendah untuk tahun ini.

Kita menghitung biaya tetap dan variabel menggunakan langkah-langkah berikut:

### 1. Hitung biaya variabel per unit menggunakan tingkat aktivitas tinggi dan rendah yang teridentifikasi

Variable Cost = TCHA − Total Cost of Low Activity HAU − Lowest Activity Unit
Variable Cost = $ 5 , 5 5 0 − $ 3 , 7 5 0 1 2 5 − 7 0
Variable Cost = $ 1 , 8 0 0 5 5 = $ 3 2 . 7 2 per Cake

di mana:
TCHA = Total cost of high activity
HAU = Highest activity unit

### 2. Selesaikan untuk biaya tetap

Untuk menghitung total biaya tetap, masukkan biaya tinggi atau rendah dan biaya variabel ke dalam formula total biaya:

Total Cost = ( VC × Units Produced ) + Total Fixed Cost
$ 5 , 5 5 0 = ( $ 3 2 . 7 2 × 1 2 5 ) + Total Fixed Cost
$ 5 , 5 5 0 = $ 4 , 0 9 0 + Total Fixed Cost
Total Fixed Cost = $ 5 , 5 5 0 − $ 4 , 0 9 0 = $ 1 , 4 6 0

di mana:
VC = Variable cost per unit

### 3. Susun persamaan total biaya berdasarkan perhitungan high-low di atas

Menggunakan semua informasi di atas, persamaan total biaya adalah sebagai berikut:

Total Cost = Total Fixed Cost + ( VC × Units Produced )
Total Cost = $ 1 , 4 6 0 + ( $ 3 2 . 7 2 × 1 2 5 ) = $ 5 , 5 5 0

Ini dapat digunakan untuk menghitung total biaya berbagai unit untuk toko roti.

## Membandingkan Metode High-Low dengan Analisis Regresi

Metode high-low adalah analisis sederhana yang membutuhkan lebih sedikit pekerjaan perhitungan. Metode ini hanya memerlukan titik tertinggi dan terendah dari data dan dapat dikerjakan dengan kalkulator sederhana. Metode ini juga memberikan cara bagi analis untuk memperkirakan biaya unit di masa depan.

Namun, metode ini tidak memperhitungkan inflasi dan memberikan perkiraan kasar karena hanya menggunakan nilai tertinggi dan terendah, mengabaikan nilai outlier. 

Analisis regresi membantu memperkirakan biaya juga, dengan membandingkan pengaruh satu variabel prediktif terhadap nilai atau kriteria lain. Metode ini juga mempertimbangkan nilai outlier yang membantu menyempurnakan hasil. Namun, analisis regresi hanya sebaik kumpulan titik data yang digunakan, dan hasilnya terpengaruh ketika kumpulan data tidak lengkap.

Dimungkinkan juga untuk menarik kesimpulan yang salah dengan mengasumsikan bahwa hanya karena dua set data berkorelasi satu sama lain, satu harus menyebabkan perubahan pada yang lain. Analisis regresi juga paling baik dilakukan menggunakan program spreadsheet atau program statistik.

## Tantangan dan Keterbatasan Metode High-Low

Metode high-low kurang dapat diandalkan karena hanya mempertimbangkan dua tingkat aktivitas ekstrem. Titik tertinggi atau terendah mungkin tidak benar-benar mencerminkan biaya biasa pada tingkat tersebut, karena dapat dipengaruhi oleh biaya outlier. Hal ini dapat menyebabkan hasil yang tidak akurat.

Metode high-low seringkali tidak disukai karena dapat salah merepresentasikan data jika tarif biaya variabel atau tetap berubah seiring waktu atau sistem penetapan harga bertingkat digunakan. Dalam sebagian besar kasus di dunia nyata, seharusnya dimungkinkan untuk mendapatkan lebih banyak informasi sehingga biaya variabel dan tetap dapat ditentukan secara langsung. Dengan demikian, metode high-low hanya boleh digunakan ketika tidak mungkin mendapatkan data penagihan aktual.

## Bagaimana Metode High-Low Digunakan?

Metode high-low digunakan untuk menghitung biaya variabel dan tetap dari suatu produk atau entitas dengan biaya campuran. Metode ini mempertimbangkan total dolar dari biaya campuran pada volume aktivitas tertinggi dan total dolar dari biaya campuran pada volume aktivitas terendah.

## Mengapa Metode High-Low adalah Analisis Sederhana?

Karena membutuhkan lebih sedikit pekerjaan perhitungan. Metode high-low hanya memerlukan titik tertinggi dan terendah dari data dan dapat dikerjakan dengan kalkulator.

## Mengapa Metode High-Low Dianggap Tidak Dapat Diandalkan?

Karena hanya mempertimbangkan dua tingkat aktivitas ekstrem. Titik tertinggi atau terendah yang digunakan untuk perhitungan mungkin tidak mewakili biaya yang biasanya dikeluarkan pada tingkat volume tersebut karena biaya outlier yang lebih tinggi atau lebih rendah dari yang biasanya dikeluarkan. Metode high-low kemudian akan menghasilkan hasil yang tidak akurat.

## Intinya

Metode high-low membantu memisahkan biaya tetap dan variabel menggunakan data terbatas, menjadikannya pendekatan yang efisien namun lugas untuk akuntansi biaya. Metode ini mudah diterapkan tetapi dapat menyebabkan ketidakakuratan karena hanya mengandalkan dua tingkat aktivitas ekstrem, yang mungkin tidak mencerminkan kondisi tipikal. Meskipun berguna untuk perkiraan cepat, metode high-low kurang dapat diandalkan dibandingkan teknik lain seperti analisis regresi, yang dapat memberikan wawasan yang lebih bernuansa dengan mempertimbangkan kumpulan data yang lebih besar. Praktisi harus berhati-hati dalam menggunakan metode high-low secara terpisah, karena titik data ekstrem dapat menghasilkan hasil yang miring; data atau metode tambahan harus dipertimbangkan jika tersedia. Metode high-low harus digunakan sebagai alat pendahuluan, dengan hasil diverifikasi melalui pendekatan yang lebih komprehensif jika memungkinkan.


## FAQ

**Apa tujuan utama dari metode high-low dalam akuntansi biaya?**
Tujuan utama metode high-low adalah untuk memisahkan biaya campuran menjadi komponen biaya tetap dan biaya variabel menggunakan data aktivitas tertinggi dan terendah.

**Bagaimana cara menghitung biaya variabel per unit menggunakan metode high-low?**
Biaya variabel per unit dihitung dengan membagi selisih total biaya antara tingkat aktivitas tertinggi dan terendah dengan selisih unit aktivitas antara tingkat tertinggi dan terendah.

**Apa saja keterbatasan utama dari metode high-low?**
Keterbatasan utama metode high-low adalah bahwa metode ini hanya menggunakan dua titik data ekstrem (tertinggi dan terendah), yang mungkin tidak mewakili kondisi biaya normal dan dapat menghasilkan hasil yang tidak akurat jika ada outlier.

**Mengapa metode high-low dianggap lebih sederhana dibandingkan analisis regresi?**
Metode high-low dianggap lebih sederhana karena hanya memerlukan perhitungan yang minimal dan hanya menggunakan dua titik data, sedangkan analisis regresi memerlukan perhitungan yang lebih kompleks dan menggunakan seluruh kumpulan data.