# Harga Historis: Arti dan Cara Kerja

*English: Historic Pricing: What It Means, How It Works*

> Pelajari tentang harga historis, metode unit pricing yang menggunakan titik valuasi terakhir untuk menghitung nilai aset.

**Definisi:** Harga historis adalah metode unit pricing yang menghitung nilai aset berdasarkan titik valuasi terakhir yang telah dihitung.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/h/historic_pricing

---

## Apa Itu Harga Historis?

Harga historis adalah metode unit pricing yang digunakan untuk menghitung nilai aset menggunakan titik valuasi terakhir yang telah dihitung. Harga historis digunakan ketika nilai aset tidak diperbarui secara real time.

### Poin Penting

## Memahami Harga Historis

Harga historis menggambarkan pentingnya memahami kapan terakhir kali nilai aset dihitung, baik pada titik tertentu atau pada berbagai titik selama hari perdagangan atau secara real time. Ini dikenal sebagai titik valuasi. Jika seorang investor melakukan transaksi pada titik yang sama ketika net asset value (NAV) dihitung, maka mereka tidak perlu mempertimbangkan jeda waktu sebagai bagian dari strategi investasi mereka.

Namun, jika seorang investor memperdagangkan aset sebelum atau sesudah net asset value ditentukan, mereka akan menggunakan nilai lama (stale). Ini berarti ada risiko bahwa estimasi valuasi yang menjadi dasar keputusan perdagangan sebenarnya tidak akurat.

Reksa dana biasanya memperbarui net asset value mereka di akhir hari perdagangan. Manajer dana memiliki dua pilihan: mereka dapat melihat net asset value terakhir yang dihitung (juga dikenal sebagai titik valuasi historis), atau mereka dapat mencatat net asset value pada titik valuasi berikutnya.

Seorang investor yang ingin membeli reksa dana berdasarkan harga historis mengetahui berapa banyak unit yang dapat dibeli untuk sejumlah uang tertentu karena titik valuasi diketahui. Sebaliknya, penjual mengetahui persis berapa banyak uang yang bisa mereka dapatkan untuk sejumlah unit tertentu. Risiko bagi pembeli adalah bahwa net asset value reksa dana sebenarnya menurun pada titik valuasi berikutnya, yang berarti mereka telah menghabiskan lebih banyak untuk sejumlah unit tertentu. Risiko bagi penjual adalah bahwa unit meningkat nilainya pada titik valuasi berikutnya, yang berarti penjual tidak mendapatkan banyak uang untuk sejumlah unit tertentu.

## Forward Pricing vs Harga Historis

Forward pricing adalah metode perhitungan net asset value yang paling banyak digunakan. Forward pricing melibatkan pemrosesan pesanan beli dan jual untuk unit reksa dana open-ended pada net asset value pada penutupan pasar berikutnya.

Perlu dicatat, reksa dana open-ended menilai kembali aset mereka pada saat penutupan hari perdagangan. Pembeli berada dalam posisi yang kurang menguntungkan karena mereka tidak tahu berapa banyak unit reksa dana yang dapat dibeli. Mekanisme penetapan harga ini memastikan bahwa unit dibeli dan dijual dengan harga yang lebih akurat mencerminkan perubahan dalam reksa dana yang mungkin telah terjadi sejak valuasi sebelumnya.


## FAQ

**Apa itu harga historis?**
Harga historis adalah metode unit pricing yang menghitung nilai aset menggunakan titik valuasi terakhir yang telah dihitung.

**Kapan harga historis digunakan?**
Harga historis digunakan ketika nilai aset tidak diperbarui secara real time.

**Apa risiko bagi pembeli menggunakan harga historis?**
Risiko bagi pembeli adalah bahwa net asset value reksa dana sebenarnya menurun pada titik valuasi berikutnya, yang berarti mereka telah menghabiskan lebih banyak untuk sejumlah unit tertentu.

**Apa perbedaan antara forward pricing dan harga historis?**
Forward pricing memproses pesanan pada NAV penutupan pasar berikutnya, sementara harga historis menggunakan NAV terakhir yang dihitung.