# Hitung Keuntungan Investasi: Memahami Holding Period Return

*English: Understanding Holding Period Return: Calculate Your Investment Gains*

> Pelajari cara menghitung Holding Period Return (HPR) untuk mengukur total keuntungan investasi Anda, termasuk apresiasi modal dan pendapatan.

**Definisi:** Holding Period Return (HPR) adalah metrik yang mengukur total keuntungan investasi, termasuk apresiasi modal dan pendapatan, selama periode aset tersebut dipegang.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/h/holdingperiodreturn_yield

---

## Memahami Holding Period Return: Hitung Keuntungan Investasi Anda

## Apa Itu Holding Period Return/Yield?

Holding period return mengukur total imbal hasil investasi, dinyatakan dalam persentase, dengan membandingkan keuntungan dan pendapatan yang diperoleh selama periode aset tersebut dipegang. Ini adalah metrik penting bagi investor karena mencakup apresiasi modal, dividen, dan bunga, memungkinkan perbandingan di berbagai jangka waktu investasi. Berikut cara menghitung dan menggunakannya secara efektif untuk strategi keuangan Anda.

### Poin-Poin Penting

## Cara Menghitung dan Memahami Holding Period Return

Holding period return didasarkan pada total imbal hasil, termasuk pendapatan dan perubahan nilai aset atau portofolio. Ini sangat berguna untuk membandingkan imbal hasil antar investasi yang dipegang untuk jangka waktu yang berbeda.

Periode kepemilikan dimulai sehari setelah membeli sekuritas dan berakhir saat dijual, yang memengaruhi implikasi pajak. Misalnya, jika Sarah membeli 100 saham pada 2 Januari 2023, dia mulai menghitung periode kepemilikannya pada 3 Januari, dan setiap hari ketiga setiap bulan setelahnya menandai awal bulan baru, terlepas dari berapa hari dalam bulan tersebut.

Menjual sahamnya pada 23 Desember 2023, berarti Sarah akan mendapatkan keuntungan modal jangka pendek atau kerugian modal. Jika dia menunggu hingga 3 Januari 2024, itu akan menjadi keuntungan atau kerugian jangka panjang, karena periode kepemilikannya melebihi satu tahun.

## Panduan Langkah demi Langkah Menghitung Holding Period Return

Holding Period Return (HPR) dan HPR tahunan untuk imbal hasil selama beberapa tahun dapat dihitung sebagai berikut:

Holding Period Return = Pendapatan + ( Nilai Akhir Periode − Nilai Awal ) Nilai Awal

Imbal hasil untuk interval reguler, seperti kuartal atau tahun, juga dapat dikonversi menjadi holding period return.

1. Identifikasi nilai awal investasi.
2. Tentukan nilai akhir periode.
3. Tambahkan pendapatan yang diterima selama periode kepemilikan ke selisih antara nilai akhir periode dan nilai awal.
4. Bagi hasilnya dengan nilai awal untuk mendapatkan holding period return.
5. Kalikan dengan 100 untuk menyatakannya dalam persentase.

## Contoh Perhitungan Holding Period Return

Berikut adalah beberapa contoh perhitungan holding period return:

1. Berapa HPR untuk investor yang membeli saham setahun lalu seharga $50 dan menerima $5 dividen selama setahun jika saham tersebut sekarang diperdagangkan seharga $60?

HPR = 5 + ( 60 − 50 ) 50 = 30 %

2. Investasi mana yang berkinerja lebih baik: Reksa Dana X, yang dipegang selama tiga tahun dan apresiasi dari $100 menjadi $150, memberikan $5 dalam distribusi, atau Reksa Dana B, yang naik dari $200 menjadi $320 dan menghasilkan $10 dalam distribusi selama empat tahun?

HPR untuk Reksa Dana X = 5 + ( 150 − 100 ) 100 = 55 %
HPR untuk Reksa Dana B = 10 + ( 320 − 200 ) 200 = 65 %

Catatan: Meskipun Reksa Dana B memiliki HPR yang lebih tinggi, itu dipegang selama empat tahun dibandingkan dengan tiga tahun Reksa Dana X. Oleh karena itu, perhitungan HPR tahunan diperlukan.

3. Perhitungan HPR tahunan:

HPR Tahunan untuk Reksa Dana X = ( 0.55 + 1 ) 1/3 − 1 = 15.73 %
HPR Tahunan untuk Reksa Dana B = ( 0.65 + 1 ) 1/4 − 1 = 13.34 %

Dengan demikian, meskipun memiliki HPR yang lebih rendah, Reksa Dana X adalah investasi yang lebih unggul.

4. Portofolio saham Anda memiliki imbal hasil berikut dalam empat kuartal dalam satu tahun: +8%, -5%, +6%, +4%. Bagaimana perbandingannya dengan indeks acuan, yang memiliki total imbal hasil 12% selama setahun?

HPR untuk portofolio saham Anda = [ ( 1 + 0.08 ) × ( 1 − 0.05 ) × ( 1 + 0.06 ) × ( 1 + 0.04 ) ] − 1 = 13.1 %

Portofolio Anda mengungguli indeks lebih dari satu poin persentase. Namun, bandingkan risikonya dengan indeks untuk melihat apakah pengembalian tambahan ini melibatkan risiko yang lebih tinggi.

## Apakah Holding Period Return Sama dengan Tingkat Pengembalian?

Ya, pada dasarnya sama. Tingkat pengembalian memberi tahu kita, dalam persentase, berapa banyak investasi menghasilkan atau merugi. Holding period return melakukan hal yang sama, memberi tahu kita imbal hasil investasi selama jangka waktu aset tersebut dipegang.

## Mengapa Kita Membutuhkan Holding Period Return?

Holding period return penting karena beberapa alasan. Ini tidak hanya mempertimbangkan apresiasi tetapi juga pembayaran pendapatan dan merupakan cara yang bagus untuk membandingkan kinerja investasi yang dipegang selama jangka waktu yang berbeda.

## Apa Arti Holding Period?

Holding period berarti waktu sekuritas tersebut dipegang. Ini dimulai saat investasi dibeli dan berakhir saat dijual.

## Bisakah Holding Period Return Negatif?

Ya. Tidak semua investasi menghasilkan keuntungan. Bahkan saham yang membayar dividen dapat memberikan holding period return negatif jika nilainya terdepresiasi.

## Kesimpulannya

Holding period return (HPR) menghitung total imbal hasil dari memegang aset atau portofolio selama jangka waktu tertentu. Untuk menentukan HPR, kurangi harga pembelian awal dari harga jual, tambahkan pendapatan yang diterima, dan bagi totalnya dengan harga awal. Dinyatakan dalam persentase, ukuran ini memungkinkan Anda untuk secara efektif membandingkan kinerja berbagai investasi, bahkan jika mereka mencakup periode kepemilikan yang berbeda. Perbandingan ini dapat mengungkapkan wawasan tentang keberhasilan investasi selama durasi kepemilikannya.


## FAQ

**Apa itu Holding Period Return (HPR)?**
Holding Period Return (HPR) adalah metrik yang mengukur total keuntungan investasi, termasuk apresiasi modal dan pendapatan, selama periode aset tersebut dipegang.

**Bagaimana cara menghitung Holding Period Return?**
HPR dihitung dengan membagi total pendapatan (pendapatan ditambah selisih nilai akhir dan awal) dengan nilai awal investasi.

**Mengapa Holding Period Return penting?**
HPR penting karena mempertimbangkan apresiasi modal dan pendapatan, serta memungkinkan perbandingan kinerja investasi yang dipegang dalam jangka waktu yang berbeda.

**Apakah Holding Period Return bisa negatif?**
Ya, Holding Period Return bisa negatif jika nilai investasi terdepresiasi selama periode kepemilikan, meskipun ada pendapatan yang diterima.

**Apa perbedaan antara Holding Period Return dan Tingkat Pengembalian?**
Pada dasarnya, Holding Period Return dan Tingkat Pengembalian mengukur hal yang sama, yaitu keuntungan atau kerugian investasi dalam persentase selama periode tertentu.