# Holdover: Definisi, Cara Kerja, dan FAQ

*English: Holdovers: What They are, How They Work, FAQs*

> Pelajari apa itu holdover dalam keuangan, bagaimana cara kerjanya, dan risiko terkait, termasuk holdover float dan check kiting.

**Definisi:** Holdover merujuk pada transaksi, biasanya cek, yang belum diproses oleh bank sebelum akhir hari kerja.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/h/holdovers

---

## Apa Itu Holdover?

Dalam keuangan, istilah "holdover" merujuk pada transaksi-biasanya cek-yang belum diproses. Dalam kebanyakan kasus saat ini, periode waktu di mana cek ditahan sebagai holdover biasanya tidak melebihi satu hari kerja.

Holdover juga dapat merujuk pada penyewa yang tetap berada di properti setelah masa sewa berakhir dan tunduk pada penggusuran.

### Poin Penting

## Memahami Holdover

Holdover biasanya terjadi ketika bank tidak memiliki cukup waktu untuk memproses semua pembayaran yang diterimanya sebelum akhir hari kerja. Holdover biasanya ditemukan di bank kliring besar, dan berbeda dari penahanan yang dilakukan bank pada cek dari luar negara bagian atau pihak ketiga. Dalam kasus ini, cek biasanya ditahan hanya karena diterima terlalu larut di hari itu untuk diproses pada hari yang sama.

Misalnya, seorang nasabah mungkin membawa sejumlah besar cek untuk disetorkan menjelang akhir hari kerja. Situasi seperti itu dapat menghasilkan cek holdover jika bank tidak dapat memprosesnya pada hari yang sama. Cek holdover tersebut kemudian akan dikumpulkan dan disetorkan pada hari kerja berikutnya.

## Pertimbangan Khusus

Ketika sebuah bank memiliki holdover, bank akan memberikan slip setoran kepada deposan yang diproses pada tanggal instrumen diterima. Meskipun demikian, situasi ini dapat menimbulkan "holdover float", di mana uang yang diwakili oleh cek holdover secara singkat ada dalam duplikat: sekali di rekening yang ditarik oleh cek holdover, dan kedua kalinya di rekening tempat cek tersebut disetorkan.

Untuk menghindari "holdover float", beberapa bank akan memposting debit ke rekening tempat cek holdover akan disetorkan. Ketika item holdover diproses keesokan harinya, debit ini akan di-nol-kan. Selain itu, beberapa bank akan mewajibkan nasabah yang sering menyebabkan holdover untuk menandatangani perjanjian yang menentukan kondisi holdover. Bank lain, sebaliknya, mengatasi masalah ini dengan menolak holdover sama sekali. Sebaliknya, mereka hanya menginstruksikan nasabah bahwa item holdover akan diproses pada hari kerja berikutnya.

### Penting

Bank biasanya hanya mengizinkan holdover atas nama nasabah dengan peringkat kredit yang baik. Ketika pemeriksa bank melihat holdover terjadi, mereka biasanya berhati-hati untuk memastikan bahwa holdover diproses pada hari kerja berikutnya dan bahwa debit holdover secara teratur di-nol-kan.

## Waktu Holdover

Meskipun holdover umumnya jarang terjadi di bank individu, holdover relatif umum jika dilihat pada tingkat sistem keuangan secara keseluruhan.

Misalnya, Federal Reserve telah mengamati peningkatan tingkat "holdover float" pada hari Selasa, karena penumpukan cek yang disetorkan tetapi tidak diproses selama akhir pekan sebelumnya.

Demikian pula, "holdover float" umumnya tertinggi pada bulan Desember dan Januari, karena cek yang tidak diproses yang disetorkan selama musim liburan. Gangguan sementara pada jam kerja bank, seperti peristiwa cuaca buruk, juga dapat meninggalkan "holdover float" sebagai dampaknya.

### Peringatan

Penipu dapat memanfaatkan holdover pada kliring cek untuk melakukan penipuan. "Check kiting", misalnya, menargetkan bank atau pengecer dengan menulis serangkaian cek kosong, kadang-kadang ditarik dari beberapa rekening.

## Mengurangi Holdover

Sementara holdover memungkinkan cek untuk dikliring dengan benar, holdover juga memberikan bank "dana" yang "gratis". Untuk mencegah bank menyalahgunakan dana ini, "Monetary Control Act of 1980" menetapkan beberapa ketentuan untuk mencegah atau meminimalkan holdover. Beberapa langkah ini termasuk meminta Federal Reserve untuk membebankan biaya kepada bank untuk aktivitas tertentu seperti pemrosesan cek manual, dan mendorong penggunaan jaringan pembayaran elektronik serta informasi perutean akun cek yang dapat dibaca komputer. Hal ini memungkinkan pemrosesan cek dan pembayaran lainnya yang jauh lebih cepat dan efisien, mengurangi holdover dan memperpendek waktu float.

## Apa Arti "Floating" dalam Perbankan?

Dalam perbankan, "float" mengacu pada pembayaran yang belum dikliring, sehingga pada dasarnya adalah uang yang dihitung dua kali. "Bank float" sangat diatur saat ini, dan manipulasi atau penyalahgunaannya dapat dianggap sebagai penipuan.

## Apa Risiko Cek "Floating"?

Cek "floating" adalah cek yang telah ditulis tetapi belum dikliring. Saat ini, banyak bank segera mencairkan uang dari cek yang disetorkan kepada nasabah mereka. Namun, jika cek tersebut palsu atau tidak memiliki cukup dana untuk ditarik (yaitu, cek kosong), pelaku kejahatan dapat menggunakan interval "float" untuk melakukan pembelian palsu atau menarik uang tunai yang sebenarnya tidak mereka miliki (seperti dalam "check kiting"). Cek "floating" dapat menipu ekonomi jutaan dolar per tahun oleh penipu.

## Apakah "Floating" Cek Ilegal?

Ya, "floating" cek ilegal di sebagian besar negara bagian AS. Meskipun menulis cek tanpa dana yang cukup dapat mengakibatkan cek kosong, hal ini tidak ilegal. Namun, menggunakan waktu yang dibutuhkan untuk mengkliring atau mendeteksi cek kosong untuk melakukan penipuan adalah ilegal.

## Apa Itu "Concentration Banking"?

Bank konsentrasi adalah cabang utama bank yang mengumpulkan dana dari cabang satelit bank tersebut untuk memfasilitasi pembayaran dan transfer.


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan holdover dalam konteks keuangan?**
Holdover dalam keuangan merujuk pada transaksi, biasanya cek, yang belum diproses oleh bank sebelum akhir hari kerja.

**Mengapa holdover terjadi?**
Holdover terjadi ketika bank tidak memiliki cukup waktu untuk memproses semua pembayaran yang diterimanya sebelum akhir hari kerja, seringkali karena cek diterima terlalu larut di hari itu.

**Apa itu 'holdover float'?**
'Holdover float' adalah situasi di mana uang dari cek holdover secara singkat ada dalam duplikat, yaitu di rekening asal dan di rekening tujuan setoran.

**Bagaimana bank mengatasi masalah holdover?**
Beberapa bank memposting debit ke rekening tujuan setoran yang akan di-nol-kan saat cek diproses, sementara yang lain menolak holdover sama sekali dan menginstruksikan nasabah untuk memproses pada hari kerja berikutnya.

**Apa risiko yang terkait dengan holdover?**
Risiko utama adalah potensi penipuan seperti 'check kiting', di mana penipu memanfaatkan waktu holdover untuk menarik dana yang tidak ada.