# Bias Domestik: Dampak pada Portofolio Investasi

*English: The Impact of Home Bias on Investment Portfolios*

> Pelajari tentang bias domestik dalam investasi, kecenderungan investor memilih aset lokal, dan dampaknya pada diversifikasi portofolio.

**Definisi:** Bias domestik adalah kecenderungan investor untuk mengutamakan investasi pada aset di negara asal mereka, mengabaikan potensi manfaat diversifikasi ke pasar luar negeri.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/h/homebias

---

## Dampak Bias Domestik pada Portofolio Investasi

### Poin Penting

## Apa Itu Bias Domestik?

Istilah bias domestik mengacu pada kecenderungan investor untuk menginvestasikan sebagian besar portofolio mereka pada ekuitas domestik, mengabaikan manfaat diversifikasi ke ekuitas asing. Bias ini awalnya diyakini timbul sebagai akibat dari kesulitan tambahan yang terkait dengan investasi di ekuitas asing, seperti pembatasan hukum dan biaya transaksi tambahan.

Investor lain mungkin hanya menunjukkan bias domestik karena preferensi untuk berinvestasi pada apa yang sudah mereka kenal daripada beralih ke hal yang tidak diketahui. Baik investor individu maupun profesional menunjukkan kecenderungan ini. Mengatasi bias domestik berpotensi meningkatkan strategi investasi Anda.

## Konsep Bias Domestik

Bias domestik adalah fenomena yang umumnya terjadi di pasar ekuitas. Umumnya diyakini didorong oleh emosi daripada objektivitas. Investor dengan bias domestik cenderung berpegang pada investasi yang mereka kenal. Dengan demikian, mereka akan berinvestasi pada saham perusahaan domestik daripada yang ada di pasar asing. Hal itu karena investor ini memiliki tingkat kenyamanan yang lebih besar dalam memilih investasi di negara mereka sendiri.

Ada sejumlah faktor yang dapat menyebabkan investor lebih memilih investasi domestik, termasuk:

Ekuitas AS mewakili sekitar 60% dari pasar global. Menurut Charles Schwab, orang Amerika menginvestasikan 85% portofolio mereka pada ekuitas domestik. Penelitian menunjukkan bahwa beberapa generasi lebih mungkin mengalami bias domestik daripada yang lain. Misalnya, sebanyak 45% baby boomers memiliki beberapa bentuk bias domestik—kelompok terbesar di antara mereka yang diteliti oleh Charles Schwab. Milenial paling tidak mungkin, dengan hanya 24% investor yang terutama berfokus pada pasar AS.

Bias domestik tidak hanya berlaku untuk investor individu. Faktanya, beberapa manajer reksa dana profesional AS juga cenderung menunjukkan bias perilaku yang sama dalam keputusan portofolio mereka seperti investor individu. Faktanya, studi tersebut menunjukkan bahwa reksa dana rata-rata cenderung memiliki kelebihan bobot pada saham dari negara bagian asal manajer mereka. Satu poin penting yang perlu dicatat adalah bahwa para peneliti menemukan bias tersebut lebih kuat di antara manajer yang kurang berpengalaman.

### Penting

Bias domestik tidak terbatas pada investor Amerika. Faktanya, investor dari seluruh dunia cenderung bias terhadap investasi pada ekuitas domestik mereka masing-masing, termasuk Finlandia, Jepang, dan Jerman. Dan ini juga umum di kalangan investor yang lebih berpengalaman dan canggih.

## Faktor Penting yang Mempengaruhi Bias Domestik

Risiko sistemik adalah risiko apa pun yang terkait dengan seluruh segmen pasar, yang berarti tidak memengaruhi satu saham atau sektor tertentu. Meskipun risiko sistemik secara luas diyakini bersifat tidak dapat didiversifikasi, beberapa investor memegang pandangan risiko sistemik yang spesifik negara. Bagi mereka, investasi pada ekuitas asing cenderung mengurangi jumlah risiko sistemik dalam portofolio karena investasi asing cenderung tidak terpengaruh oleh perubahan pasar domestik.

### Fakta Cepat

Bias domestik juga disebut bias negara atau bias familiaritas.

## Bias Domestik dan Peran Diversifikasi

Bias domestik secara historis didorong oleh kurangnya pilihan yang tersedia dan hambatan yang lebih besar untuk memasuki pasar asing.

Reksa dana dan exchange-traded funds (ETF) kini menyediakan cara yang relatif mudah dan berbiaya rendah untuk melakukan diversifikasi di seluruh investasi internasional yang mungkin sulit diakses sendiri. Selain itu, media keuangan yang berfokus internasional dan aliran informasi yang bebas membuat kepemilikan dan pemantauan saham asing menjadi jauh lebih mudah.

Diversifikasi mengurangi risiko dengan mengalokasikan investasi di berbagai jenis aset, wilayah geografis, dan industri. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan imbal hasil dengan berinvestasi di berbagai area untuk mengurangi kemungkinan bahwa peristiwa pasar dapat berdampak buruk pada seluruh portofolio.

### Dampak Globalisasi pada Bias Domestik

Beberapa pasar asing cenderung tidak berkorelasi erat dengan kinerja domestik. Misalnya, penurunan ekonomi di ekonomi AS mungkin tidak berdampak negatif secara drastis pada ekonomi di negara lain. Memiliki investasi ekuitas di negara tersebut melindungi investor dari kerugian yang timbul karena perubahan dalam ekonomi AS.

Meskipun demikian, ekonomi berbagai negara menjadi semakin terkait karena globalisasi. Dengan demikian, penurunan di satu ekonomi dapat memengaruhi ekonomi lain. Pertimbangkan dampak krisis subprime di AS pada ekonomi lain. Salah satu alasan utamanya, tentu saja, adalah bahwa ekonomi AS adalah yang terbesar di dunia dan menyentuh sebagian besar negara. Namun, penting untuk memperhatikan faktor-faktor ini saat berinvestasi di ekuitas asing untuk menentukan apakah diversifikasi yang sebenarnya tercapai.

### Keuntungan Pajak dari Investasi Internasional

Berinvestasi di pasar asing juga bisa menguntungkan secara pajak tergantung pada undang-undang pajak negara yang diinvestasikan. Banyak negara membuat undang-undang pajak yang menguntungkan bagi investor asing, terutama bagi investor di negara maju. Ini adalah praktik umum di pasar negara berkembang untuk menarik investasi dan mendorong pertumbuhan.

Investor AS masih harus membayar pajak atas keuntungan yang diperoleh di luar negeri tetapi mungkin dapat memperoleh manfaat dari kredit pajak luar negeri. Kredit pajak luar negeri menghindari pajak berganda, yaitu ketika negara asing mengenakan pajak atas investasi dan begitu juga AS. Kredit pajak luar negeri dapat mengurangi kewajiban pajak Anda sebesar dolar-untuk-dolar berdasarkan yang lebih rendah dari jumlah yang dikenakan pajak di negara asing atau kewajiban pajak AS.


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan bias domestik dalam investasi?**
Bias domestik adalah kecenderungan investor untuk lebih memilih berinvestasi pada aset di negara asal mereka, seperti saham perusahaan domestik, daripada mencari peluang di pasar internasional.

**Mengapa investor cenderung memiliki bias domestik?**
Investor mungkin memiliki bias domestik karena familiaritas dengan pasar lokal, persepsi biaya transaksi yang lebih rendah, atau hambatan hukum dan informasi yang dirasakan lebih tinggi untuk investasi asing.

**Apakah bias domestik hanya terjadi pada investor individu?**
Tidak, bias domestik juga dapat diamati pada manajer investasi profesional, seperti manajer reksa dana, yang mungkin cenderung mengutamakan saham dari negara atau wilayah asal mereka.

**Bagaimana cara mengatasi bias domestik?**
Mengatasi bias domestik dapat dilakukan dengan aktif mencari peluang diversifikasi di pasar internasional, memanfaatkan instrumen seperti reksa dana atau ETF internasional, dan menyadari potensi manfaat dari investasi global.

**Apa hubungan antara bias domestik dan diversifikasi?**
Bias domestik berlawanan dengan prinsip diversifikasi. Dengan berfokus hanya pada pasar domestik, investor kehilangan manfaat diversifikasi yang dapat mengurangi risiko dan berpotensi meningkatkan imbal hasil portofolio.