# Hong Kong SAR: Pusat Finansial Global Terkemuka di Tiongkok

*English: Hong Kong SAR: A Leading Global Financial Hub in China*

> Jelajahi Hong Kong SAR, pusat finansial global terkemuka di Tiongkok. Pahami otonomi, ekonomi, dan perannya dalam bisnis internasional.

**Definisi:** Hong Kong SAR adalah wilayah administratif khusus Tiongkok yang beroperasi di bawah sistem hukum, administrasi, dan yudisial terpisah dari daratan, menjadikannya pusat finansial global terkemuka.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/h/hong_kong_sar_china

---

## Hong Kong SAR: Pusat Finansial Global Terkemuka di Tiongkok

### Poin Penting

## Apa Itu Hong Kong SAR, Tiongkok?

Hong Kong adalah wilayah administratif khusus (SAR) Tiongkok, dibentuk setelah penyerahan dari kekuasaan Inggris ke Tiongkok pada tahun 1997, dan beroperasi di bawah sistem hukum, administrasi, dan yudisial yang terpisah dari daratan. Dikenal sebagai salah satu pusat finansial terkemuka di dunia, Hong Kong secara konsisten menduduki peringkat teratas di antara pusat finansial global. Ekonomi pasar bebasnya, pasar finansial internasional, dan perannya sebagai gerbang ke Tiongkok menjadikannya pemain sentral dalam bisnis dan investasi global.

## Dinamika Semi-Otonomi Hong Kong

Hong Kong adalah wilayah administratif khusus (SAR) yang ada sebagai bagian dari Republik Rakyat Tiongkok di bawah doktrin "Satu Negara, Dua Sistem", yang dinegosiasikan dalam Deklarasi Bersama Tiongkok-Inggris, dinegosiasikan dan ditandatangani pada tahun 1984, namun berlaku pada tahun 1997.

Doktrin "Satu Negara, Dua Sistem" menetapkan bahwa sistem sosialis Republik Rakyat Tiongkok tidak akan dipraktikkan di Hong Kong, dan Hong Kong akan mempertahankan quasi-independensi politik dan ekonominya selama 50 tahun setelah pengalihan kedaulatan, hingga tahun 2047.

Apa artinya itu? Sejak 1 Juli 1997, ketika Inggris menyerahkan kedaulatan Hong Kong kepada Tiongkok, Hong Kong telah mempertahankan sistem politik dan ekonomi yang terpisah dari Tiongkok—demokratis (relatif), dan kapitalis—serta mata uang terpisah (Dolar Hong Kong, HKD$).

Hong Kong memiliki kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudisial sendiri, kecuali dalam urusan pertahanan dan luar negeri. Bahasa Inggris dan Tiongkok adalah dua bahasa resmi.

## Menganalisis Lanskap Ekonomi Hong Kong

Hong Kong menduduki peringkat sebagai ekonomi paling bebas di dunia dalam Indeks Kebebasan Ekonomi Heritage Foundation sejak indeks tersebut dimulai pada tahun 1995, hingga tahun 2020 ketika Singapura menggusurnya ke posisi kedua. Namun, tahun berikutnya, pada tahun 2021, indeks tersebut berhenti memasukkan Hong Kong dan Makau karena meningkatnya pengaruh Tiongkok.

Pada tahun 1990, Milton Friedman mengatakan Hong Kong adalah contoh terbaik dari pasar bebas. Ekonomi jasanya menampilkan pajak rendah, perdagangan pelabuhan yang hampir bebas, dan pasar finansial internasional yang kuat. Ini berarti ekonomi berfokus pada layanan finansial, kesehatan, perhotelan, dan teknologi alih-alih manufaktur.

Dengan menggunakan otonomi politik dan ekonominya, Hong Kong telah memposisikan dirinya sebagai tempat di mana bisnis internasional dan Tiongkok menemukan titik temu. Wilayah ini juga dianggap sebagai pusat finansial utama di Tiongkok. Akibatnya, lebih dari 9.000 perusahaan di Hong Kong memiliki perusahaan induk yang berlokasi di luar Hong Kong pada tahun 2023.

Pemerintah demokratis dan pasar bebas ini telah berhasil, sampai batas tertentu. Wilayah ini adalah ekonomi terbesar ke-43 di dunia pada tahun 2022 dengan populasi lebih kecil dari kota Tokyo, yaitu 7,35 juta pada tahun 2022. Hong Kong memiliki PDB sebesar $359,8 miliar pada tahun 2022, menjadikannya PDB per kapita tertinggi ke-28 di dunia, yaitu $48.983 pada tahun 2022.

## Menavigasi Ketegangan Politik Antara Hong Kong dan Tiongkok

Secara historis, Tiongkok memiliki insentif yang cukup besar untuk menahan diri agar tidak campur tangan dalam sistem politik dan ekonomi Hong Kong. Pada saat penyerahan kedaulatan pada tahun 1997, Hong Kong, dengan populasi 6,5 juta saat itu, memiliki ekonomi seperlima ukuran ekonomi Tiongkok, yang memiliki populasi lebih dari 1,2 miliar.

Ini tidak lagi terjadi. Dalam 20 tahun terakhir, ekonomi Hong Kong hampir tidak berubah, dengan pertumbuhan PDB yang lambat dan ketidaksetaraan yang meningkat, sementara Tiongkok telah menjadi kekuatan ekonomi besar. Per 2022, Hong Kong kini hanya menyumbang 2% dari PDB Tiongkok.

Beberapa orang berpikir bahwa risiko terbesar bagi otonomi Hong Kong adalah para elit politik dan bisnis di wilayah tersebut menyerahkannya kepada Kantor Penghubung, untuk menghilangkan ketegangan politik dari wilayah tersebut, dan mengembalikan Hong Kong menjadi kota ekonomi.

Ini mungkin terbukti menjadi keputusan yang buruk, karena perpaduan bisnis dan pemerintah terbukti kontraproduktif di Hong Kong, yang menyebabkan peningkatan konflik kepentingan dan kronisme, belum lagi pemerintah yang tidak responsif yang menolak untuk memperluas basis pajaknya atau menurunkan pajak properti, dan telah mengecualikan partai politik dari partisipasi demokratis. Semua ini telah menyebabkan persepsi publik terhadap pemerintah Hong Kong SAR tidak lagi selegitim dulu.

Mengingat tren terbaru ini, Kantor Penghubung, perwakilan Republik Rakyat Tiongkok di Hong Kong, telah mengambil langkah-langkah untuk secara berarti meningkatkan pengaruh dan kekuatannya di wilayah tersebut, campur tangan dalam urusan domestik dan pemilihan.

Misalnya, Kantor Penghubung membeli penerbit terbesar di Hong Kong (menghapus judul-judul yang kritis terhadap Partai Komunis) dan melobi untuk kepala eksekutif Hong Kong tahun 2017, Carrie Lam. Pada tahun 2022, Lam mengundurkan diri.

## Apa Sistem Finansial Hong Kong?

Hong Kong adalah pusat finansial besar dengan banyak bank dan institusi finansial. Wilayah ini memiliki undang-undang pajak yang menguntungkan dan pasar finansial yang kuat dengan bursa sahamnya sendiri. Mata uangnya, Dolar Hong Kong, dipatok ke Dolar AS.

## Bagaimana Peringkat Hong Kong di Pasar Finansial?

Menurut Global Financial Centres Index 34, yang diterbitkan pada September 2023, Hong Kong menduduki peringkat keempat dalam daftar pusat finansial global terkemuka, di belakang New York, London, dan Singapura.

## Apakah Hong Kong Stabil Secara Finansial?

Ya, Hong Kong stabil secara finansial. Terlepas dari protes dan cengkeraman Tiongkok yang terus meluas untuk membawa Hong Kong lebih jauh di bawah hukumnya, Hong Kong tetap menjadi wilayah yang stabil secara finansial.

## Kesimpulannya

Hong Kong memegang posisi unik sebagai Wilayah Administratif Khusus (SAR) Tiongkok di bawah kebijakan "Satu Negara, Dua Sistem", yang telah lama memberikannya tingkat otonomi politik dan ekonomi yang tinggi terpisah dari daratan. Wilayah ini tetap menjadi salah satu pusat finansial terkemuka di dunia, menduduki peringkat ketiga dalam Global Financial Centres Index pada Maret 2025.

Namun, ketegangan telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring meningkatnya pengaruh Tiongkok terhadap Hong Kong, menimbulkan kekhawatiran tentang kemerdekaan wilayah tersebut. Terlepas dari pergeseran politik ini, Hong Kong terus berkembang secara ekonomi berkat pasar finansialnya yang kuat, pajak rendah, dan perdagangan pelabuhan yang hampir bebas, mempertahankan perannya sebagai pusat finansial terkemuka di Asia dan di seluruh dunia.


## FAQ

**Apa itu Hong Kong SAR?**
Hong Kong SAR adalah wilayah administratif khusus Tiongkok yang beroperasi di bawah sistem hukum, administrasi, dan yudisial yang terpisah dari daratan Tiongkok.

**Apa arti "Satu Negara, Dua Sistem" bagi Hong Kong?**
Doktrin "Satu Negara, Dua Sistem" berarti Hong Kong mempertahankan sistem politik dan ekonomi yang berbeda dari Tiongkok daratan, termasuk mata uang terpisah dan kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudisial sendiri, kecuali dalam urusan pertahanan dan luar negeri.

**Mengapa Hong Kong dianggap sebagai pusat finansial global?**
Hong Kong adalah pusat finansial global karena ekonomi pasar bebasnya, pasar finansial internasional yang kuat, pajak rendah, perdagangan pelabuhan yang hampir bebas, dan perannya sebagai gerbang ke Tiongkok.

**Bagaimana pengaruh Tiongkok terhadap otonomi Hong Kong?**
Meskipun Hong Kong memiliki otonomi politik dan ekonomi, pengaruh Tiongkok telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, menimbulkan kekhawatiran tentang kemerdekaan wilayah tersebut.

**Apakah Hong Kong stabil secara finansial?**
Ya, Hong Kong tetap stabil secara finansial meskipun ada ketegangan politik dan meningkatnya pengaruh Tiongkok, berkat pasar finansialnya yang kuat dan kebijakan ekonomi yang menguntungkan.