# Fracking: Pengertian, Sejarah, dan Kontroversi

*English: Hydraulic Fracturing: Meaning, History, Controversy*

> Pelajari apa itu fracking (hydraulic fracturing), sejarahnya, dan kontroversi lingkungan serta politik yang melingkupinya.

**Definisi:** Fracking, atau hydraulic fracturing, adalah proses menyuntikkan cairan bertekanan tinggi ke formasi batuan yang mengandung minyak atau gas untuk menciptakan rekahan yang meningkatkan aliran.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/h/hydraulic_fracturing

---

## Apa Itu Hydraulic Fracturing?

Hydraulic fracturing, yang umum dikenal sebagai "fracking", adalah proses menyuntikkan cairan bertekanan tinggi ke dalam formasi batuan yang mengandung minyak atau gas untuk menciptakan rekahan. Tekanan ini biasanya menghasilkan aliran yang lebih baik, sehingga berguna bagi perusahaan minyak dan gas yang mencari produksi yang lebih ekonomis di area yang jika tidak akan menghasilkan sumur dengan aliran rendah.

### Poin Penting

## Memahami Hydraulic Fracturing

Hydraulic fracturing melibatkan pemompaan fluida ke dalam lubang sumur untuk menciptakan tekanan yang cukup guna mengembangkan dan memperluas retakan di formasi batuan keras. Cairan yang disuntikkan ke dalam sumur mengandung kombinasi air, bahan kimia, dan partikel kecil pasir atau bahan keramik.

Air dan bahan kimia memecah dan membuka batuan melalui tekanan tinggi, sementara partikel padat, yang disebut proppant, tetap di tempatnya dan menjaga rekahan tetap terbuka untuk merangsang aliran cairan atau gas yang lebih baik keluar dari sumur.

## Sejarah dan Penggunaan Hydraulic Fracturing

Hydraulic fracturing pertama kali digunakan di Kansas pada tahun 1947 dalam upaya mengekstraksi gas alam dari formasi batu kapur di ladang gas Hugoton. Sejak saat itu, insinyur perminyakan secara teratur menggunakan hydraulic fracturing sebagai cara untuk meningkatkan produksi sumur. Meskipun rekahan terkadang ada secara alami di formasi, rekahan alami maupun buatan manusia dapat diperlebar melalui proses ini.

Hydraulic fracturing adalah salah satu dari beberapa teknologi yang membuat potensi minyak dan gas non-konvensional lebih layak secara ekonomis. Reservoir minyak dan gas ketat (tight oil and gas), termasuk yang tertanam dalam formasi serpih (shale formations) seperti formasi Bakken, Eagle Ford, Niobrara, dan Pierre di Amerika Utara, biasanya memerlukan kombinasi pengeboran horizontal dan hydraulic fracturing untuk berproduksi secara efisien.

## Kontroversi Lingkungan dan Politik Hydraulic Fracturing

Kekhawatiran lingkungan yang terkait dengan hydraulic fracturing meliputi polusi udara dari emisi metana, pencemaran air tanah, dan potensi risiko gempa bumi yang diinduksi. Pembuangan air limbah dari proses pengeboran memainkan peran utama dalam banyak perselisihan tentang cara menimbang risiko teknologi terhadap manfaatnya.

Setelah perusahaan pengeboran menyuntikkan fluida ke dalam sumur, tekanan balik dari formasi batuan umumnya mendorong campuran air dan bahan kimia kembali ke permukaan melalui lubang sumur. Pada titik itu, fluida dapat didaur ulang atau dikumpulkan untuk pembuangan akhir. Perusahaan pengeboran mengambil tindakan pencegahan untuk memastikan sumur mereka tidak bocor baik fluida fracking maupun cairan minyak bumi ke dalam sumber air setempat.

Namun, kelompok lingkungan telah menyuarakan keprihatinan tentang kontaminasi dari tangki penampungan yang tidak memadai dan tumpahan. Beberapa operasi membuang air limbah di sumur dalam, yang baru-baru ini berkorelasi dengan peningkatan risiko gempa bumi di Oklahoma. Masalah lain yang terkait dengan hydraulic fracturing adalah kebocoran gas metana dari proses fracking.

Kekhawatiran ini telah membuat proses hydraulic fracturing tunduk pada regulasi ketat di beberapa wilayah, termasuk larangan mutlak di Prancis dan negara bagian Vermont serta New York.


## FAQ

**Apa itu fracking atau hydraulic fracturing?**
Fracking, atau hydraulic fracturing, adalah proses menyuntikkan cairan bertekanan tinggi ke dalam formasi batuan yang mengandung minyak atau gas untuk menciptakan rekahan yang meningkatkan aliran.

**Bagaimana cara kerja hydraulic fracturing?**
Cairan yang mengandung air, bahan kimia, dan proppant (pasir atau keramik) dipompa ke dalam sumur dengan tekanan tinggi untuk memecah batuan, dan proppant menjaga rekahan tetap terbuka agar minyak atau gas dapat mengalir.

**Apa saja kekhawatiran lingkungan utama terkait fracking?**
Kekhawatiran utama meliputi polusi udara dari emisi metana, pencemaran air tanah, dan potensi risiko gempa bumi yang diinduksi, serta pembuangan air limbah.

**Apakah ada negara atau wilayah yang melarang fracking?**
Ya, proses hydraulic fracturing telah dilarang di beberapa wilayah, termasuk Prancis dan negara bagian Vermont serta New York di Amerika Serikat.