# Resi Deposito Internasional: Penggunaan dan Definisi

*English: Guide to International Depository Receipts: Uses and Definition*

> Pelajari tentang Resi Deposito Internasional (IDR), cara kerjanya, manfaatnya bagi investor dan perusahaan, serta pertimbangan penting.

**Definisi:** Resi Deposito Internasional (IDR) adalah sertifikat keuangan yang mewakili saham perusahaan asing, memungkinkan investor membeli saham tersebut di pasar negara lain.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/i/idr

---

## Tinjauan Resi Deposito Internasional (IDR)

Resi Deposito Internasional (IDR) adalah sertifikat keuangan yang mewakili saham perusahaan asing. Ini memungkinkan investor membeli saham tersebut di pasar negara lain. Bank menerbitkan IDR untuk memudahkan investor berdagang saham internasional tanpa membeli saham secara langsung di bursa asing. Perusahaan yang berbasis di satu negara dapat mengemas sahamnya menjadi IDR sehingga investor di negara lain dapat membelinya secara lokal. IDR membantu investor mendiversifikasi portofolio mereka, tetapi juga datang dengan risiko, seperti perubahan mata uang dan peraturan yang berbeda di pasar luar negeri.

## Memahami Resi Deposito Internasional (IDR)

IDR dibeli oleh investor sebagai alternatif pembelian langsung saham asing di bursa asing. Misalnya, pedagang Amerika dapat membeli saham bank Swiss Credit Suisse Group AG atau produsen mobil Swedia Volvo AB langsung dari bursa Amerika melalui ADR.

Bagi perusahaan, IDR memudahkan dan lebih murah untuk menjangkau pembeli internasional. Perusahaan tidak diwajibkan untuk mematuhi semua persyaratan pencatatan dan peraturan di setiap negara di mana ia ingin menjual saham.

IDR umumnya mewakili kepemilikan fraksional dari saham yang mendasarinya, dengan setiap IDR mewakili satu, dua, tiga, atau 10 saham. Harga IDR biasanya diperdagangkan mendekati nilai saham yang mendasarinya berdasarkan konversi mata uang.

Perbedaan harga sesekali dieksploitasi untuk peluang arbitrase. Arbitrase adalah pembelian dan penjualan aset secara bersamaan dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari ketidakseimbangan harga di berbagai bursa dan mata uang. Perdagangan ini memanfaatkan perbedaan harga instrumen keuangan yang identik atau hampir identik. Arbitrase dapat ada sebagai akibat dari inefisiensi pasar.

## Pertimbangan Khusus untuk Resi Deposito Internasional

Badan pengatur pasar modal India, Securities and Exchange Board of India (SEBI), mengeluarkan pedoman baru pada tahun 2019 untuk perusahaan yang mencatatkan resi deposito. Pedoman tersebut memungkinkan perusahaan India untuk mencatatkan resi deposito di sejumlah terbatas bursa asing, termasuk NASDAQ, NYSE, dan London Stock Exchange.

Ini merupakan perubahan bagi regulator pasar di India. Meskipun perusahaan India dapat menerbitkan surat utang, yang disebut obligasi masala, di bursa internasional, opsi yang sama tidak tersedia untuk saham ekuitas.

### Penting

Nilai ADR harus sama persis dengan nilai saham yang mendasarinya. Perbedaan harga yang sangat kecil di antara bursa dieksploitasi oleh pedagang arbitrase.

National Stock Exchange of India (NSE) didirikan pada tahun 1992 dan mulai berdagang pada tahun 1994, berbeda dengan Bombay Stock Exchange (BSE), yang telah ada sejak tahun 1875. Kedua bursa mengikuti mekanisme perdagangan, jam perdagangan, dan proses penyelesaian yang sama.


## FAQ

**Apa itu Resi Deposito Internasional (IDR)?**
Resi Deposito Internasional (IDR) adalah sertifikat keuangan yang mewakili saham perusahaan asing, memungkinkan investor untuk membeli saham tersebut di pasar negara lain.

**Bagaimana IDR memudahkan perusahaan untuk go internasional?**
IDR memudahkan dan lebih murah bagi perusahaan untuk menjangkau pembeli internasional karena mereka tidak perlu mematuhi semua persyaratan pencatatan dan peraturan di setiap negara tempat mereka ingin menjual saham.

**Apa risiko yang terkait dengan IDR?**
Risiko yang terkait dengan IDR termasuk perubahan mata uang dan peraturan yang berbeda di pasar asing.

**Apa itu arbitrase dalam konteks IDR?**
Arbitrase adalah pembelian dan penjualan aset secara bersamaan untuk mendapatkan keuntungan dari perbedaan harga instrumen keuangan yang identik atau hampir identik di berbagai bursa dan mata uang.