# Kontrak Implisit: Definisi dan Jenisnya

*English: Implied Contract: Definition, Example, Types, and Rules*

> Pelajari tentang kontrak implisit, jenisnya (implied-in-fact dan implied-in-law), serta perbedaannya dengan kontrak ekspres.

**Definisi:** Kontrak implisit adalah kewajiban yang mengikat secara hukum yang timbul dari tindakan, perilaku, atau keadaan para pihak dalam suatu perjanjian, bukan dari kesepakatan lisan atau tertulis yang eksplisit.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/i/implied_contract

---

## Apa Itu Kontrak Implisit?

Kontrak implisit adalah kewajiban yang mengikat secara hukum yang berasal dari tindakan, perilaku, atau keadaan satu atau lebih pihak dalam suatu perjanjian. Kontrak ini memiliki kekuatan hukum yang sama dengan kontrak ekspres, yaitu kontrak yang dimasuki dan disepakati secara sukarela baik secara lisan maupun tertulis oleh dua pihak atau lebih. Sebaliknya, kontrak implisit diasumsikan ada, tetapi tidak memerlukan konfirmasi tertulis atau lisan.

### Poin Penting

## Memahami Kontrak Implisit

Prinsip yang mendasari kontrak implisit adalah bahwa tidak ada seorang pun yang boleh menerima manfaat yang tidak adil atas biaya orang lain, dan perjanjian tertulis atau lisan tidak diperlukan untuk mendapatkan keadilan. Misalnya, garansi tersirat adalah salah satu jenis kontrak implisit.

Ketika suatu produk dibeli, produk tersebut harus mampu memenuhi fungsinya. Kulkas baru harus dapat mendinginkan makanan, atau produsen atau penjual telah gagal memenuhi persyaratan kontrak implisit.

Kontrak implisit terkadang sulit ditegakkan karena membuktikan keadilan klaim adalah masalah argumen, bukan sekadar menunjukkan dokumen yang ditandatangani. Selain itu, beberapa yurisdiksi memberlakukan batasan pada kontrak implisit. Misalnya, kontrak untuk transaksi real estat harus didukung oleh kontrak tertulis di beberapa pengadilan.

### Penting

Kontrak implisit memiliki kekuatan hukum yang sama dengan kontrak tertulis tetapi mungkin lebih sulit ditegakkan.

## Kontrak Implisit-dalam-Fakta vs. Kontrak Implisit-dalam-Hukum

Ada dua bentuk kontrak implisit, yang disebut kontrak implisit-dalam-fakta dan kontrak implisit-dalam-hukum. Kontrak implisit-dalam-fakta dibuat oleh keadaan dan perilaku para pihak yang terlibat. Jika seorang pelanggan masuk ke restoran dan memesan makanan, misalnya, kontrak implisit tercipta.

Pemilik restoran berkewajiban menyajikan makanan, dan pelanggan berkewajiban membayar harga yang tertera di menu untuk makanan tersebut.

Kontrak implisit-dalam-fakta juga dapat dibuat oleh perilaku masa lalu orang-orang yang terlibat. Misalnya, seorang remaja menawarkan untuk mengajak jalan anjing tetangga dan diberi dua tiket bioskop. Pada tiga kesempatan berikutnya, remaja tersebut datang untuk mengajak jalan anjing dan diberi dua tiket bioskop. 

Namun, pada kesempatan terakhir, tetangga tersebut tidak memberikan tiket bioskop. Remaja tersebut memiliki dasar untuk mengklaim bahwa tetangga tersebut menciptakan kontrak implisit-dalam-fakta dengan secara teratur memberikan tiket bioskop sebagai imbalan atas jasa mengajak jalan anjing. Ini adalah asumsi yang masuk akal.

### Fakta Cepat

Hal-hal berikut harus ada untuk menetapkan kontrak implisit-dalam-fakta:

Jenis kontrak tidak tertulis lainnya, kontrak implisit-dalam-hukum, juga dapat disebut sebagai quasi-contract. Ini adalah kontrak yang mengikat secara hukum yang tidak dimaksudkan oleh kedua belah pihak untuk dibuat. Katakanlah pelanggan restoran yang sama yang disebutkan di atas tersedak tulang ayam, dan seorang dokter yang makan di bilik sebelah segera memberikan pertolongan. Dokter berhak mengirim tagihan kepada pengunjung, dan pengunjung berkewajiban membayarnya.

## Apa Perbedaan Kontrak Implisit dan Kontrak Ekspres?

Kontrak ekspres dan sebagian besar kontrak implisit memerlukan kesepakatan bersama dan pertemuan pikiran. Namun, kontrak ekspres diatur secara formal melalui perjanjian lisan atau tertulis. Kontrak implisit dibentuk oleh keadaan atau tindakan para pihak.

Kontrak real estat adalah kontrak ekspres yang harus dibuat secara tertulis agar dapat dilaksanakan. Memesan pizza adalah kontrak implisit karena restoran pizza berkewajiban menyediakan pizza kepada pelanggan setelah pembelian selesai.

## Apakah Kontrak Implisit Sah di Pengadilan?

Kontrak implisit dapat ditegakkan secara hukum dan dapat dipertahankan di pengadilan. Namun, membuktikan bahwa ada atau ada kontrak bisa jadi menantang dibandingkan dengan yang dibentuk secara lisan atau tertulis. Pengadilan sering kali akan meninjau, di antaranya, hubungan antara para pihak, apakah ada perjanjian sebelumnya yang telah ditetapkan, dan tugas-tugas yang dilakukan.

## Apa Saja Jenis Kontrak Implisit dan Bagaimana Perbedaannya?

Kontrak implisit adalah implisit-dalam-fakta atau implisit-dalam-hukum. Perjanjian implisit-dalam-fakta dibuat ketika para pihak melakukan tugas seolah-olah mereka memiliki kontrak. Implisit-dalam-fakta mengasumsikan bahwa para pihak memahami persyaratan perjanjian dan tindakan apa yang harus diambil. Sebaliknya, kontrak implisit-dalam-hukum tidak dibentuk oleh niat. Jenis kontrak ini memastikan bahwa seseorang yang kepadanya layanan diberikan tidak diperkaya secara tidak adil oleh kinerja orang lain.

## Apa Persyaratan untuk Kontrak Implisit?

Persyaratan untuk kontrak implisit berbeda tergantung pada jenis kontrak implisit yang diasumsikan. Keduanya tidak dibentuk secara lisan atau tertulis. Untuk kontrak implisit-dalam-fakta, harus ada penawaran, penerimaan penawaran, kesepakatan bersama, dan pertimbangan. Persyaratan dan pelaksanaan perjanjian akan dibuktikan oleh perilaku para pihak yang terlibat.

Untuk kontrak implisit-dalam-hukum, keadaan membentuk kontrak, bukan niat. Ketika layanan atau barang tidak diberikan secara cuma-cuma kepada satu pihak, penerima diharapkan untuk memberikan pertimbangan. Tidak boleh ada ketidakseimbangan manfaat antara para pihak, artinya penerima tidak boleh diperkaya secara tidak adil.

## Intinya

Kontrak implisit adalah kontrak yang dibentuk oleh tindakan, perilaku, atau keadaan para pihak dalam suatu perjanjian. Berbeda dengan kontrak ekspres, kontrak ini bukan perjanjian lisan maupun tertulis. Kontrak implisit dikategorikan sebagai implisit-dalam-fakta atau implisit-dalam-hukum.

Yang pertama, yang lebih mudah dibuktikan di pengadilan, dibentuk ketika para pihak berniat untuk membuat perjanjian dan berperilaku sedemikian rupa sehingga membentuk kontrak. Implisit-dalam-hukum tidak memerlukan niat dari para pihak untuk membuat perjanjian. Implisit-dalam-hukum diciptakan untuk mencegah satu atau lebih pihak diperkaya secara tidak adil oleh pihak lain.

Aturan kontrak normal, seperti kesepakatan bersama, penawaran, dan penerimaan, tidak diperlukan untuk kontrak implisit-dalam-hukum. Implisit-dalam-hukum terjadi ketika satu pihak memberikan manfaat yang terukur kepada pihak lain yang tidak dimaksudkan sebagai hadiah.


## FAQ

**Apa perbedaan utama antara kontrak implisit dan kontrak ekspres?**
Kontrak ekspres diatur secara formal melalui perjanjian lisan atau tertulis, sedangkan kontrak implisit dibentuk oleh tindakan, perilaku, atau keadaan para pihak tanpa kesepakatan eksplisit.

**Apa saja jenis kontrak implisit?**
Ada dua jenis kontrak implisit: implisit-dalam-fakta, yang dibentuk oleh tindakan dan perilaku para pihak, dan implisit-dalam-hukum (quasi-contract), yang dibentuk oleh keadaan untuk mencegah pengayaan yang tidak adil.

**Apakah kontrak implisit sah di pengadilan?**
Ya, kontrak implisit sah di pengadilan, tetapi membuktikannya bisa lebih sulit daripada kontrak ekspres karena tidak ada dokumen tertulis atau lisan yang jelas.

**Apa saja persyaratan untuk kontrak implisit-dalam-fakta?**
Persyaratan untuk kontrak implisit-dalam-fakta meliputi penawaran, penerimaan, kesepakatan bersama, dan pertimbangan, yang dibuktikan melalui perilaku para pihak.

**Kapan kontrak implisit-dalam-hukum terbentuk?**
Kontrak implisit-dalam-hukum terbentuk ketika satu pihak memberikan manfaat yang terukur kepada pihak lain yang tidak dimaksudkan sebagai hadiah, untuk mencegah penerima diperkaya secara tidak adil.