# Memahami Escrow: Cara Kerjanya dalam Properti

*English: Understanding Escrow: How It Works in Real Estate*

> Pelajari apa itu escrow, bagaimana cara kerjanya dalam transaksi properti, dan mengapa aset ditahan oleh pihak ketiga hingga syarat terpenuhi.

**Definisi:** Escrow adalah penahanan aset oleh pihak ketiga yang independen hingga semua syarat dan ketentuan dalam perjanjian terpenuhi untuk mentransfer aset tersebut kepada pihak yang berhak.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/i/in_escrow

---

## Apa Itu "Dalam Escrow"?

Dalam transaksi keuangan, istilah "dalam escrow" menunjukkan bahwa suatu barang, seperti uang atau properti, sedang ditahan oleh pihak ketiga hingga syarat hukum terpenuhi untuk mentransfernya. Transfer ini biasanya dilakukan atas nama pembeli dan penjual.

Barang biasanya ditahan dalam escrow hingga transaksi keuangan selesai. Barang berharga seperti properti, uang, saham, dan sekuritas dapat ditahan dalam escrow.

### Poin Penting

Investopedia / Julie Bang

## Bagaimana Escrow Berfungsi dalam Transaksi

Dalam transaksi properti, escrow umum digunakan. Properti, uang tunai, dan surat hak milik ditahan dalam escrow hingga syarat dalam perjanjian terpenuhi.

Perjanjian escrow merinci syarat dan tanggung jawab setiap pihak. Seorang wali amanat, atau agen escrow, mengelola barang yang ditempatkan dalam escrow.

Biasanya, seorang pengacara, agen escrow, menahan aset hingga syarat kontrak terpenuhi. Kemudian mereka melepaskan dana atau properti kepada pihak yang tepat.

## Peran Escrow dalam Kesepakatan Properti

Ketika properti dalam escrow, pembeli tidak dapat pindah. Kesepakatan properti harus melewati beberapa tahap dalam prosesnya.

Escrow juga bisa berarti rekening yang dibuka saat penutupan KPR. Rekening ini menampung pembayaran asuransi dan pajak di masa mendatang, terpisah dari pembayaran bulanan. Rekening ini seringkali bertahan sepanjang masa KPR.

Berikut adalah syarat dan alasan umum mengapa aset mungkin berada dalam escrow.

### Penilaian (Appraisal)

Penilaian properti harus dilakukan sebelum penjualannya. Masalah bisa timbul jika nilai taksiran properti lebih rendah dari harga pembelian yang disepakati.

Bank tidak akan meminjamkan uang sebesar nilai properti jika harga permintaan melebihi nilai taksiran. Pembeli dapat mencoba mencari pendanaan untuk menutupi kekurangan harga pembelian yang disepakati untuk properti tersebut atau meminta penjual menurunkan harga.

### Peringatan

Jika pembeli tidak dapat menutupi selisih antara nilai taksiran properti dan harga permintaan yang melebihi nilai tersebut saat properti dalam escrow, transaksi dapat dibatalkan.

### Inspeksi Rumah

Pembeli mungkin setuju untuk membeli properti dengan syarat rumah tersebut lulus inspeksi rumah. Dana untuk pembelian akan ditahan dalam escrow hingga inspeksi selesai. Setelah syarat penawaran terpenuhi, pembeli atau penjual kemudian akan berkewajiban untuk membeli atau menjual properti tersebut.

### Pembiayaan dan Asuransi

Transaksi properti dapat ditahan dalam escrow sehingga penjualan tidak akan selesai sampai pembeli mendapatkan pembiayaan atau KPR dari bank. Selain itu, pembeli mungkin mengalami kesulitan mendapatkan asuransi yang diperlukan dan polis lain untuk menyelesaikan transaksi. Jika pembeli tidak disetujui untuk KPR atau mendapatkan asuransi yang diperlukan, agen escrow akan membatalkan tawaran pembelian.

### Pencarian Hak Milik (Title Search)

Sebelum membeli rumah, dilakukan pencarian hak milik, yaitu proses pemeriksaan catatan publik untuk menentukan kepemilikan properti. Pencarian hak milik membantu menentukan apakah ada tunggakan dan klaim lain yang melekat pada properti. Tunggakan yang belum terselesaikan berarti properti tersebut digunakan untuk menjamin pembayaran kembali pinjaman. Properti dapat ditahan dalam escrow saat pencarian hak milik sedang dilakukan atau diselesaikan.

### Penting

Hak milik yang bersih - artinya tidak ada tunggakan terhadap properti - diperlukan agar setiap transaksi properti berjalan lancar.

### Zonasi

Pembeli mungkin menginginkan properti tersebut untuk penggunaan yang tidak sesuai dengan peraturan zonasi yang berlaku. Penjual mungkin mencari pengecualian saat properti dalam escrow untuk memungkinkan pembeli melanjutkan rencana mereka setelah mengambil kepemilikan penuh atas properti tersebut.

### Perbaikan

Penjual mungkin menjamin perbaikan, seperti penebangan pohon atau perbaikan bangunan. Jika ini tidak dilakukan saat dalam escrow, kesepakatan bisa gagal.

## Kapan dan Bagaimana Dana Escrow Dilepaskan

Dana dalam transaksi properti dapat ditahan dalam escrow bahkan pada tanggal penjualan dan tidak akan dilepaskan sampai semua pihak—pembeli, penjual, dan perusahaan KPR—menyetujui bahwa semua syarat dalam perjanjian escrow telah terpenuhi.

Menjaga properti dalam escrow memastikan semua pihak bahwa tanggung jawab mereka akan dipenuhi.

## Mengapa Dana atau Properti Ditahan "dalam Escrow"?

Dana atau aset yang ditahan dalam escrow dipindahkan sementara dan ditahan oleh pihak ketiga, biasanya atas nama pembeli dan penjual untuk menyelesaikan transaksi. Prosedur penempatan sesuatu dalam escrow sering digunakan dalam transaksi properti, misalnya ketika properti, uang tunai, dan surat hak milik properti ditahan dalam escrow hingga syarat yang telah ditentukan terpenuhi.

## Barang Apa Saja yang Bisa Ditempatkan dalam Escrow?

Aset berharga seperti properti, uang tunai, saham, perhiasan atau barang koleksi, dan sekuritas adalah barang umum yang ditahan dalam escrow selama penjualan dari penjual ke pembeli baru.

## Berapa Lama Uang atau Barang Lainnya Dapat Ditahan dalam Escrow dalam Transaksi Properti?

Dalam sebagian besar transaksi properti, periode akun escrow dapat menahan dana adalah 30 hingga 60 hari. Durasi tersebut memberikan waktu bagi kedua belah pihak untuk memenuhi kewajiban mereka, termasuk inspeksi, penilaian, dan persetujuan pembiayaan. Namun perlu diingat bahwa jangka waktu ini dapat bervariasi tergantung pada banyak faktor yang merupakan bagian dari transaksi.

## Intinya

Barang yang ditempatkan dalam escrow paling sering merupakan bagian dari transaksi properti. Properti, uang tunai, dan surat hak milik properti secara rutin ditahan dalam escrow hingga semua syarat yang diuraikan dalam perjanjian escrow terpenuhi, dan pengalihan kepemilikan dapat terjadi. Perjanjian escrow menguraikan syarat dan ketentuan yang disepakati oleh para pihak yang terlibat dalam transaksi beserta tanggung jawab masing-masing. Barang yang ditempatkan dalam escrow, mulai dari barang berharga seperti uang tunai hingga properti hingga sekuritas, dikelola oleh wali amanat pihak ketiga yang disebut agen escrow.


## FAQ

**Apa itu escrow dalam konteks keuangan?**
Escrow adalah penahanan aset oleh pihak ketiga hingga syarat hukum terpenuhi untuk mentransfernya, biasanya antara pembeli dan penjual.

**Bagaimana cara kerja escrow dalam transaksi properti?**
Dalam transaksi properti, properti, uang tunai, dan surat hak milik ditahan oleh agen escrow hingga semua syarat dalam perjanjian, seperti penilaian dan inspeksi, terpenuhi.

**Mengapa properti ditahan dalam escrow?**
Properti ditahan dalam escrow untuk memastikan bahwa semua pihak memenuhi kewajiban mereka, seperti pembeli mendapatkan pembiayaan dan penjual menyelesaikan perbaikan, sebelum kepemilikan dialihkan.

**Apa saja jenis aset yang bisa ditempatkan dalam escrow?**
Aset berharga seperti properti, uang tunai, saham, perhiasan, barang koleksi, dan sekuritas dapat ditempatkan dalam escrow.

**Berapa lama biasanya dana ditahan dalam escrow untuk transaksi properti?**
Dalam kebanyakan transaksi properti, dana dapat ditahan dalam escrow selama 30 hingga 60 hari, memberikan waktu bagi kedua belah pihak untuk memenuhi kewajiban mereka.