# Barang Inferior: Definisi, Contoh, dan Dampaknya pada Perilaku Konsumen

*English: Inferior Goods: Definition, Examples, and Impact on Consumer Behavior*

> Pelajari apa itu barang inferior, contohnya seperti makanan, transportasi, dan merek, serta dampaknya pada perilaku konsumen dan ekonomi.

**Definisi:** Barang inferior adalah barang yang permintaannya menurun ketika pendapatan konsumen meningkat, karena konsumen beralih ke barang pengganti yang lebih mahal.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/i/inferior_good

---

## Apa Itu Barang Inferior?

"Barang inferior" adalah istilah ekonomi yang menggambarkan barang yang dibeli lebih sedikit oleh orang ketika mereka berpenghasilan lebih banyak. Barang-barang ini menjadi kurang diminati ketika pendapatan dan ekonomi membaik, karena konsumen mulai membeli barang pengganti yang lebih mahal.

Investopedia / Dennis Madamba

## Karakteristik Barang Inferior

Menurut teori ekonomi, permintaan barang inferior menurun seiring dengan peningkatan pendapatan atau perbaikan ekonomi.

Ketika ini terjadi, konsumen bersedia mengeluarkan uang untuk barang pengganti yang lebih mahal. Beberapa alasan pergeseran ini mungkin termasuk preferensi kualitas atau perubahan status sosial ekonomi konsumen.

Barang inferior, yang merupakan kebalikan dari barang normal, adalah apa pun yang permintaannya lebih rendah oleh konsumen jika mereka memiliki tingkat pendapatan riil yang lebih tinggi. Barang-barang ini juga dapat dikaitkan dengan orang-orang yang biasanya termasuk dalam kelas sosial ekonomi yang lebih rendah.

Permintaan barang inferior meningkat ketika pendapatan turun atau ekonomi berkontraksi. Ketika ini terjadi, barang inferior menjadi pengganti yang terjangkau untuk barang yang lebih mahal.

### Penting

Istilah "barang inferior" mengacu pada keterjangkauan, bukan kualitas, meskipun beberapa barang inferior mungkin berkualitas lebih rendah.

## Contoh Barang Inferior

### Makanan

Bahan makanan adalah salah satu contoh produk inferior yang paling umum karena makanan adalah kebutuhan konstan yang harus diperoleh.

Namun, tingkat harga di mana konsumen membeli makanan dapat bervariasi. Berbeda dengan makan steak untuk makan malam, seseorang mungkin memilih produk inferior, seperti daging kalengan atau makanan beku.

Selain itu, cara individu mengonsumsi makanan mungkin berbeda ketika pendapatan mereka turun. Mereka mungkin kurang cenderung makan di luar, terutama di restoran yang lebih mahal, dan lebih memilih menyiapkan makanan di rumah. Satu metode hanyalah pengganti yang lebih unggul untuk yang lain.

### Transportasi

Ketika pendapatan rendah, orang mungkin memilih untuk menggunakan transportasi umum. Ketika pendapatan mereka naik, mereka mungkin berhenti naik bus dan, sebagai gantinya, naik taksi atau bahkan membeli mobil.

Selain itu, pembelian kendaraan dapat diklasifikasikan berdasarkan tingkatan yang berbeda. Misalnya, Honda bekas dapat dianggap sebagai barang inferior dibandingkan dengan Tesla baru.

Selain transportasi sehari-hari, aspek perjalanan lainnya dapat dianggap sebagai barang superior atau inferior.

Pertimbangkan hotel tempat Anda menginap, tergantung pada kondisi keuangan pribadi Anda. Motel di dekat bandara mungkin merupakan barang inferior yang Anda pilih ketika Anda memiliki pendapatan lebih sedikit. Hotel mewah butik mungkin merupakan barang superior yang Anda pilih ketika pendapatan Anda berlimpah.

Ketika Anda memiliki lebih banyak uang, Anda mungkin juga memilih untuk menghadiri acara hiburan yang berbeda atau terbang kelas satu dibandingkan dengan memilih opsi perjalanan inferior yang lebih murah.

### Merek

Kopi McDonald’s mungkin merupakan barang inferior dibandingkan dengan kopi Starbucks. Artinya, ketika pendapatan konsumen turun, mereka mungkin mengganti kopi Starbucks harian mereka dengan kopi McDonald’s yang lebih terjangkau.

Di sisi lain, ketika pendapatan konsumen naik, mereka mungkin meninggalkan kopi McDonald’s mereka untuk kopi Starbucks yang lebih mahal.

Contoh lain barang inferior adalah produk merek toko seperti roti, susu, telur, sereal, atau selai kacang.

Konsumen mungkin membeli produk merek generik yang lebih murah ini ketika pendapatan mereka lebih rendah, dan beralih ke produk bermerek populer ketika pendapatan mereka meningkat.

Produk merek toko memberikan contoh yang menarik tentang bagaimana barang inferior tidak selalu berkualitas lebih rendah. Banyak dari barang-barang ini berasal dari lini produk yang sama atau menggunakan bahan yang sama dengan barang bermerek yang lebih mahal.

## Barang Inferior dan Perilaku Konsumen

Permintaan barang inferior umumnya ditentukan oleh perilaku konsumen. Biasanya, permintaan barang inferior terutama didorong oleh orang dengan pendapatan lebih rendah atau ketika ada kontraksi dalam ekonomi yang menyebabkan orang secara luas khawatir tentang keuangan mereka.

Tetapi itu tidak selalu terjadi. Beberapa pelanggan mungkin tidak mengubah perilaku mereka meskipun menikmati lebih banyak pendapatan. Mereka mungkin terus membeli barang inferior.

Pertimbangkan seorang konsumen yang mendapatkan kenaikan gaji dari majikannya. Meskipun ada kenaikan pendapatan, mereka mungkin terus membeli kopi McDonald’s karena mereka lebih menyukainya daripada kopi Starbucks. Atau mereka bisa merasa bahwa menghabiskan lebih banyak untuk kopi Starbucks tidak sepadan.

Demikian pula, banyak orang menemukan bahwa produk merek toko lebih baik daripada rekan-rekan mereka yang bermerek lebih mahal. Dalam kasus ini, permintaan barang inferior hanyalah masalah preferensi pribadi.

Barang inferior berbeda di seluruh dunia. Misalnya, sesuatu sesederhana makanan cepat saji dapat dianggap sebagai barang inferior di AS, tetapi dapat dianggap sebagai barang normal bagi orang-orang di negara berkembang.

Permintaan barang normal meningkat ketika pendapatan orang mulai meningkat, memberikannya elastisitas permintaan pendapatan positif.

## Jenis Barang Lainnya

### Barang Giffen

Barang Giffen adalah bentuk barang inferior yang langka yang tidak memiliki pengganti atau alternatif yang siap. Barang-barang ini bisa berupa roti, nasi, dan kentang.

Satu-satunya perbedaan antara barang Giffen dan barang inferior tradisional adalah bahwa permintaan barang Giffen meningkat bahkan ketika harganya naik, terlepas dari pendapatan konsumen.

Banyak barang Giffen dianggap sebagai kebutuhan pokok, terutama di daerah di mana orang hidup dalam kelas sosial ekonomi yang lebih rendah. Ketika harga barang Giffen meningkat, konsumen tidak punya pilihan selain menghabiskan lebih banyak uang untuk barang-barang tersebut.

Jadi mereka mungkin menghabiskan lebih banyak uang untuk nasi karena hanya itu yang mampu mereka beli, bahkan jika harganya terus naik. Produk seperti daging, di sisi lain, menjadi barang mewah, karena menjadi terlalu mahal dan di luar jangkauan.

Barang Giffen dinamai dari ekonom Skotlandia Sir Robert Giffen.

### Barang Normal

Barang normal adalah kebalikan dari barang inferior. Barang normal lebih diminati ketika pendapatan meningkat. Barang normal juga disebut barang kebutuhan.

Contohnya adalah pisang organik. Jika pendapatan konsumen rendah, mereka mungkin membeli pisang biasa. Jika pendapatan mereka naik dan mereka memiliki sedikit uang ekstra untuk dibelanjakan setiap bulan, mereka mungkin memilih untuk membeli pisang organik. Contoh lain barang normal adalah pakaian dan air.

### Barang Mewah

Barang mewah tidak dianggap penting untuk hidup atau kebutuhan. Barang-barang ini sangat diinginkan dan dapat dibeli ketika pendapatan konsumen meningkat.

Dengan kata lain, kemampuan untuk membeli barang mewah bergantung pada kekayaan atau aset konsumen. Barang mewah meliputi layanan kebersihan dan memasak, tas dan koper desainer, mobil tertentu, dan haute couture (pakaian modis dan mahal yang diproduksi oleh desainer terkenal).

### Barang Veblen

Barang Veblen adalah barang yang kenaikan harganya justru dapat menghasilkan penjualan yang lebih tinggi. Jenis barang ini seringkali merupakan bagian dari barang mewah. Ini juga dapat menentang konsep ekonomi tradisional.

Misalnya, pertimbangkan sebuah karya seni yang dijual seharga $100. Jika karya seni tersebut dihargai $1 juta, teori menyatakan bahwa lebih banyak investor akan tertarik untuk membelinya karena ada persepsi nilai yang lebih besar.

## Apakah Barang Inferior Memiliki Kualitas Inferior?

Tidak selalu. "Barang inferior" adalah istilah ekonomi yang mengacu pada barang yang menjadi kurang diinginkan seiring dengan meningkatnya pendapatan konsumen. Dengan kata lain, barang inferior adalah barang yang elastisitas harganya negatif, tetapi ini tidak selalu melibatkan kualitas yang lebih rendah. Seiring pendapatan konsumen meningkat, mereka cenderung mengurangi pembelian barang inferior, memilih barang normal atau barang mewah sebagai gantinya.

## Apa Saja Contoh Barang Inferior?

Contoh khas barang inferior meliputi produk merek toko, mi instan, dan beberapa makanan kalengan atau beku. Meskipun beberapa orang memiliki preferensi khusus untuk barang-barang ini, sebagian besar pembeli lebih memilih untuk membeli alternatif yang lebih mahal jika mereka memiliki pendapatan untuk melakukannya. Oleh karena itu, ketika pendapatan naik, permintaan untuk barang-barang ini cenderung menurun sesuai.

## Apakah Barang Inferior Buruk?

Barang inferior tidak selalu buruk. Bagi konsumen, barang-barang ini hanya mewakili cara yang lebih ekonomis untuk mencapai tujuan. Alih-alih makanan mewah yang disajikan, tidak buruk untuk membuat makanan sederhana di rumah. Barang inferior adalah barang yang kurang diminati ketika orang memiliki pendapatan yang dapat dibelanjakan lebih banyak.

## Intinya

Barang inferior adalah barang yang permintaannya turun ketika pendapatan orang meningkat. Selama masa kemakmuran ekonomi, konsumen lebih cenderung membeli barang normal dan berinvestasi dalam barang mewah.

Jika pendapatan konsumen turun, mereka lebih cenderung membeli barang berharga lebih rendah, mencari merek generik, menghindari bepergian, dan mengubah kebiasaan makan mereka.


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan barang inferior?**
Barang inferior adalah barang yang permintaannya menurun ketika pendapatan konsumen meningkat, karena konsumen beralih ke barang pengganti yang lebih mahal.

**Apakah barang inferior selalu berkualitas rendah?**
Tidak selalu. Istilah 'barang inferior' mengacu pada keterjangkauan dan preferensi konsumen, bukan kualitas intrinsik barang tersebut.

**Apa saja contoh umum barang inferior?**
Contoh umum barang inferior meliputi produk merek toko, makanan cepat saji, transportasi umum, dan beberapa merek pakaian atau elektronik yang lebih terjangkau.

**Bagaimana barang inferior berbeda dari barang normal?**
Barang normal adalah kebalikan dari barang inferior; permintaannya meningkat ketika pendapatan konsumen meningkat, sedangkan permintaan barang inferior menurun.

**Mengapa permintaan barang inferior meningkat saat ekonomi memburuk?**
Saat ekonomi memburuk dan pendapatan turun, barang inferior menjadi pilihan yang lebih terjangkau sebagai pengganti barang yang lebih mahal.