# Aturan Internal Rate of Return (IRR): Rumus dan Manfaat

*English: Internal Rate of Return (IRR) Rule: Formula and Benefits*

> Pelajari Aturan Internal Rate of Return (IRR) untuk mengevaluasi profitabilitas investasi. Pahami rumus, manfaat, dan keterbatasannya.

**Definisi:** Aturan Internal Rate of Return (IRR) adalah pedoman yang menyatakan bahwa sebuah proyek atau investasi layak dikejar jika tingkat pengembalian internalnya (IRR) melebihi tingkat pengembalian minimum yang disyaratkan atau hurdle rate.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/i/internal_rate_of_return_rule

---

## Apa Itu Aturan Internal Rate of Return (IRR)?

Internal rate of return adalah metrik keuangan yang digunakan untuk mengevaluasi profitabilitas potensi investasi. Aturan IRR menyatakan bahwa sebuah proyek atau investasi mungkin layak dikejar jika internal rate of return (IRR) melebihi tingkat pengembalian minimum yang disyaratkan, atau hurdle rate. Aturan ini dapat berguna bagi perusahaan dan investor yang ingin menentukan apakah akan mengambil proyek atau investasi tertentu atau membandingkannya dengan yang lain yang mungkin sedang dipertimbangkan.

Namun, aturan ini juga memiliki beberapa keterbatasan serius. Penting untuk mempertimbangkan manfaat lain di luar manfaat keuangan saat membuat keputusan investasi.

## Bagaimana Aturan Internal Rate of Return (IRR) Bekerja

Aturan IRR adalah panduan untuk memutuskan apakah akan melanjutkan proyek atau investasi, berdasarkan keuangan. Secara matematis, IRR adalah tingkat yang akan menghasilkan nilai sekarang bersih (net present value) dari arus kas masa depan sama dengan nol.

Semakin tinggi proyeksi IRR pada suatu investasi—dan semakin besar jumlahnya melebihi biaya modal (cost of capital)—semakin banyak kas bersih yang kemungkinan akan dihasilkan dan semakin layak untuk dikejar. Di sisi lain, jika IRR lebih rendah dari biaya modal, aturan tersebut menyarankan bahwa tindakan terbaik adalah mengabaikan proyek atau investasi tersebut.

Perusahaan sering menggunakan aturan IRR untuk mengevaluasi proyek dalam capital budgeting. Namun, aturan ini tidak selalu ditegakkan secara kaku. Umumnya, semakin tinggi IRR, semakin baik. Namun, perusahaan mungkin lebih memilih proyek dengan IRR yang lebih rendah karena memiliki manfaat potensial lainnya, seperti berkontribusi pada rencana strategis yang lebih besar atau menghambat persaingan.

Sebuah perusahaan mungkin memilih proyek besar dengan IRR yang lebih rendah daripada proyek kecil jika proyek tersebut menghasilkan lebih banyak kas secara total.

## Kelebihan dan Kekurangan Aturan IRR

### Kelebihan

IRR mudah dipahami dan dihitung dengan spreadsheet. Perusahaan dan investor dapat membandingkannya dengan proyek dan investasi lain yang sedang dipertimbangkan.

Aturan ini membantu perusahaan dan investor mempertimbangkan time value of money (TVM). Ini adalah konsep yang menyatakan bahwa sejumlah uang tertentu lebih berharga sekarang daripada jumlah yang sama di masa depan. Aturan IRR mendiskontokan arus kas masa depan ke nilai sekarangnya.

### Kekurangan

IRR tidak mempertimbangkan nilai dolar aktual proyek atau arus kas yang tidak teratur. Jika ada bentuk arus kas yang tidak teratur atau tidak umum, aturan tersebut tidak boleh diterapkan. Jika diterapkan, dapat menghasilkan temuan yang cacat.

Kekurangan utama lain dari aturan IRR adalah cacat dalam asumsinya mengenai reinvestasi apa pun yang dilakukan dari arus kas positif—terutama, bahwa reinvestasi tersebut dilakukan pada internal rate of return yang sama. Modified internal rate of return (MIRR) terkadang digunakan sebagai gantinya karena mengasumsikan bahwa arus kas positif diinvestasikan kembali pada biaya modal perusahaan.

* Mudah dihitung dan dipahami
* Memungkinkan perbandingan antar proyek dan investasi lain
* Mempertimbangkan time value of money
* Tidak memperhitungkan nilai dolar aktual
* Tidak mempertimbangkan anomali dalam arus kas
* Mengasumsikan bahwa reinvestasi dilakukan pada internal rate of return yang sama

## Contoh Praktis: Menerapkan Aturan IRR

Mari kita asumsikan sebuah perusahaan sedang meninjau dua proyek di mana ia dapat menginvestasikan uangnya. Manajemen harus memutuskan apakah akan melanjutkan salah satu, keduanya, atau tidak sama sekali dari proyek tersebut. Biaya modalnya adalah 10%. Pola arus kas untuk setiap proyek disorot dalam tabel berikut:

Perusahaan harus menghitung IRR untuk setiap proyek. Outlay awal (periode = 0) akan negatif. Menyelesaikan untuk IRR adalah proses iteratif (di mana hasil untuk setiap periode dijumlahkan) menggunakan persamaan berikut. Sigma (Σ) huruf besar menunjukkan penjumlahan, atau membuat suku untuk setiap periode menggunakan rumus yang mengikuti simbol dan kemudian menambahkan hasil untuk setiap periode:

$0 = Σ [ CF t ÷ (1 + IRR) t ] - C 0

Dimana:

Rumusnya terlihat seperti ini dengan suku-suku berurutan. Outlay awal dikalikan dengan -1 karena merupakan uang yang dikurangi dari proyek:

$0 = [ outlay awal * -1 ] + [ CF 1 ÷ (1 + IRR) 1 ] + [ CF 2 ÷ (1 + IRR) 2 ] + ... + [ CF X ÷ (1 + IRR) X ]

Menggunakan contoh di atas, perusahaan dapat menghitung IRR untuk setiap proyek. Di setiap suku, "IRR" harus diganti dengan perkiraan terdidik karena satu-satunya cara untuk menentukan IRR terbaik adalah melalui trial and error:

Anda dapat melihat betapa melelahkannya proses ini secara manual dan rentan terhadap kesalahan. Menggunakan spreadsheet sangat menyederhanakan masalah.

### Panduan Langkah demi Langkah: Menghitung IRR dengan Spreadsheet

Menggunakan nilai yang sama dalam spreadsheet, Anda dapat menggunakan fungsi ini:

=IRR(x:y)

Dimana:

Tabel berikut menunjukkan entri dan fungsinya.

Di spreadsheet, masukkan yang berikut di satu sel:

=IRR(A1:A6)

Dan di sel lain, masukkan:

=IRR(B1:B6)

Di spreadsheet, proyek A menghasilkan IRR sebesar 17%, dan proyek B menghasilkan IRR sebesar 5%. Mengingat biaya modal perusahaan adalah 10%, manajemen harus melanjutkan dengan Proyek A dan menolak Proyek B.

## Apa Kerugian Aturan IRR?

Salah satu kerugian dari aturan IRR adalah mengasumsikan bahwa arus kas positif di masa depan dapat diinvestasikan pada tingkat pengembalian yang sama. Kerugian lainnya adalah aturan ini tidak memperhitungkan arus kas yang tidak teratur atau tidak umum—jika ada, menggunakan aturan IRR akan menghasilkan temuan yang menyesatkan.

## Apa Perbedaan Antara IRR dan ROI?

Baik IRR (internal rate of return) maupun ROI (return on investment) mengukur kinerja investasi, tetapi IRR mengidentifikasi tingkat pertumbuhan tahunan sementara ROI mengungkapkan pertumbuhan total investasi, dari awal hingga akhir. Kedua angka tersebut seharusnya kira-kira sama selama periode satu tahun, tetapi tidak untuk periode waktu yang lebih lama. ROI adalah pengukuran yang lebih dikenal dan lebih umum digunakan daripada IRR, yang lebih sulit dihitung.

## Apakah Menggunakan Aturan IRR Sama dengan Menggunakan Metode Discounted Cash Flow?

Ya, menggunakan IRR untuk mendapatkan nilai sekarang bersih dikenal sebagai metode discounted cash flow dari analisis keuangan. Internal rate of return adalah tingkat bunga (juga dikenal sebagai discount rate) yang akan membawa serangkaian arus kas (arus kas positif dan arus kas negatif) ke nilai sekarang bersih nol atau ke nilai saat ini dari kas yang diinvestasikan.

## Apakah Perusahaan Selalu Mengikuti Aturan IRR?

Tidak selalu. Umumnya, semakin tinggi IRR, semakin baik. Namun, dalam membandingkan beberapa proyek potensial, perusahaan mungkin memilih proyek dengan IRR yang lebih rendah selama masih melebihi biaya modal. Hal ini bisa terjadi karena proyek tersebut memiliki manfaat lain di luar manfaat keuangan murni.

## Kesimpulan

Aturan IRR adalah prinsip panduan untuk mengevaluasi potensi proyek atau investasi dengan membandingkan IRR dengan tingkat pengembalian yang disyaratkan atau hurdle rate. Ini adalah alat yang lugas dan berharga untuk memahami potensi pengembalian dan mempertimbangkan manfaat waktu, tetapi datang dengan keterbatasan. IRR tidak memperhitungkan jumlah dolar aktual atau arus kas yang tidak teratur. Aturan ini tidak mengasumsikan reinvestasi pada tingkat yang sama, yang dapat mengakibatkan penilaian yang tidak akurat.

Menggunakan pendekatan yang seimbang dapat membantu, di mana IRR digunakan bersama dengan analisis keuangan lainnya untuk mengevaluasi potensi penuh suatu proyek, dengan mempertimbangkan manfaat keuangan dan strategis. Menggunakan spreadsheet dapat membuat perhitungan IRR yang akurat karena keputusan proyek harus mempertimbangkan biaya modal dan kemungkinan arus kas.

IRR tidak selalu diterapkan secara kaku, dan keputusan mungkin perlu mempertimbangkan tujuan strategis yang lebih luas.


## FAQ

**Apa itu Internal Rate of Return (IRR)?**
IRR adalah tingkat diskonto yang membuat nilai sekarang bersih (net present value) dari semua arus kas dari suatu investasi menjadi nol.

**Bagaimana cara kerja Aturan IRR?**
Aturan IRR menyatakan bahwa sebuah proyek atau investasi layak jika IRR-nya lebih tinggi dari hurdle rate atau biaya modal perusahaan.

**Apa kelebihan utama dari Aturan IRR?**
Kelebihan utamanya adalah mudah dipahami, dapat dihitung dengan spreadsheet, dan mempertimbangkan time value of money.

**Apa saja kekurangan Aturan IRR?**
Kekurangannya meliputi tidak memperhitungkan nilai dolar aktual, tidak mempertimbangkan arus kas yang tidak teratur, dan mengasumsikan reinvestasi pada tingkat IRR yang sama.

**Apakah perusahaan selalu mengikuti Aturan IRR?**
Tidak selalu; perusahaan mungkin memilih proyek dengan IRR lebih rendah jika memiliki manfaat strategis lain yang lebih besar.