# Tingkat Pertumbuhan Internal (IGR): Definisi dan Rumus

*English: Internal Growth Rate (IGR): Definition, Uses, Formula and Example*

> Pelajari Tingkat Pertumbuhan Internal (IGR) perusahaan, cara menghitungnya, dan manfaatnya untuk analisis keuangan bisnis Anda.

**Definisi:** Tingkat Pertumbuhan Internal (IGR) adalah tingkat maksimum pertumbuhan perusahaan secara organik tanpa memerlukan modal eksternal tambahan.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/i/internalgrowthrate

---

## Apa Itu Tingkat Pertumbuhan Internal (IGR)?

Tingkat Pertumbuhan Internal (IGR) adalah tingkat maksimum di mana sebuah perusahaan dapat tumbuh secara organik tanpa perlu mengumpulkan modal tambahan dari sumber eksternal. IGR maksimum sebuah perusahaan adalah tingkat operasi bisnis yang dapat terus mendanai dan menumbuhkan perusahaan. IGR perusahaan penting karena membantu investor dan analis memahami bagaimana perusahaan dapat tumbuh menggunakan sumber daya modalnya sendiri. Ini juga dapat digunakan untuk menentukan kesehatan keputusan keuangan perusahaan.

### Poin Penting

## Rumus dan Perhitungan IGR

Untuk menghitung IGR perusahaan, Anda harus menentukan dua variabel. Pertama, Anda memerlukan return on assets (ROA) perusahaan, yaitu:

Laba Bersih ÷ Total Aset (atau rata-rata total aset antar periode)

Kemudian, Anda memerlukan rasio retensi (retention ratio - RR), yaitu persentase laba bersih yang disimpan oleh perusahaan:

Anda dapat menggunakan ini untuk menghitung IGR:

Jadi, bayangkan Perusahaan A memiliki data berikut dalam laporan keuangannya:

Sekarang kita dapat memasukkan angka-angka ini untuk menentukan setiap langkah:

Kemudian, Anda mengalikan ROA dan RR untuk mendapatkan IGR Anda:

### Rumus Alternatif

Anda mungkin melihat cara lain untuk menghitung IGR menggunakan rasio retensi alternatif. Dalam metode ini, Anda mengurangi rasio pembayaran dividen perusahaan dari satu:

Untuk menggunakan metode ini, perusahaan harus cukup menguntungkan untuk membayar dividen dan memiliki rasio pembayaran dividen (Dividen Dibayar ÷ Laba Bersih). Perlu diingat bahwa jika dividen yang dibayarkan sama dengan nol, rasio retensi Anda, dan karenanya IGR Anda, akan tidak akurat.

Misalnya, jika Anda menggunakan metode ini dalam contoh sebelumnya dengan perusahaan yang tidak memiliki dividen, Anda akan mendapatkan rasio retensi nol dan IGR sebesar 0,27 (27%), sedangkan sebelumnya Anda mendapatkan hasil 0,01 (10%):

### Fakta Singkat

Laju pertumbuhan penting lainnya termasuk sustainable growth rate dan compound annual growth rate (CAGR).

## Keterbatasan Penggunaan Tingkat Pertumbuhan Internal

IGR dapat menunjukkan pertumbuhan maksimum yang dapat dialami perusahaan hanya dengan menggunakan sumber dayanya yang ada (tanpa pendanaan eksternal, hanya laba ditahan). Meskipun metrik ini berguna bagi perusahaan yang dapat menahan laba, sebagian besar perusahaan tidak menguntungkan selama bertahun-tahun. Tanpa profitabilitas, mungkin tidak ada laba ditahan, yang dapat menimbulkan kesulitan lebih lanjut jika pemilik bisnis ingin menggunakan IGR sebagai alat analisis.

Investor mungkin tidak menemukan banyak nilai dalam IGR karena masalah yang disebutkan sebelumnya—tidak ada dividen atau laba ditahan berarti tingkatnya tidak dapat dihitung. Karena perusahaan yang memiliki laba ditahan dan membayar dividen umumnya lebih matang, IGR mungkin bukan metrik analisis yang menarik.

IGR juga penting untuk pertumbuhan bisnis—angka laba ditahan mewakili modal yang tersimpan di rekening. Perusahaan seharusnya tidak memiliki laba ditahan yang sangat besar karena modal terbuang. Jika laba ditahan perusahaan tumbuh, itu mungkin berarti perusahaan lebih menguntungkan dan menginvestasikan kembali labanya. Ini juga bisa berarti perusahaan memiliki modal yang bisa dimanfaatkan.

## Apa Perbedaan Antara Tingkat Pertumbuhan Internal dan Tingkat Pertumbuhan Eksternal?

Pertumbuhan internal terjadi ketika perusahaan menggunakan sumber daya internal untuk tumbuh, sedangkan pertumbuhan eksternal terjadi ketika perusahaan menggunakan sumber daya dari luar dirinya untuk tumbuh.

## Mana yang Lebih Tinggi, Tingkat Pertumbuhan Internal atau Tingkat Pertumbuhan Berkelanjutan?

Tingkat pertumbuhan berkelanjutan selalu lebih tinggi daripada tingkat pertumbuhan internal karena memperhitungkan leverage, atau utang.

## Apa Rumus Tingkat Pertumbuhan Internal?

Rumus untuk tingkat pertumbuhan internal adalah (Laba Ditahan ÷ Laba Bersih) × (Laba Bersih ÷ Total Aset).

## Kesimpulan

Tingkat pertumbuhan internal adalah ukuran yang digunakan beberapa pemilik bisnis dan investor untuk mengukur seberapa besar pertumbuhan yang dapat dialami bisnis hanya dengan menggunakan sumber daya internal. Ini hanya dapat digunakan untuk mengevaluasi perusahaan yang menghasilkan pendapatan yang cukup untuk menahan laba atau menerbitkan dividen kepada pemegang saham.

Koreksi—24 Agustus 2023: Versi sebelumnya dari artikel ini hanya menggunakan rasio pembayaran dividen untuk menghitung tingkat pertumbuhan internal. Seperti yang sekarang dinyatakan dengan benar dalam artikel, ada dua cara berbeda untuk menghitungnya tergantung pada status perusahaan.


## FAQ

**Apa itu Tingkat Pertumbuhan Internal (IGR)?**
Tingkat Pertumbuhan Internal (IGR) adalah tingkat maksimum di mana sebuah perusahaan dapat tumbuh secara organik tanpa perlu mengumpulkan modal tambahan dari sumber eksternal.

**Bagaimana cara menghitung IGR?**
IGR dihitung dengan mengalikan Return on Assets (ROA) perusahaan dengan rasio retensinya (persentase laba bersih yang disimpan oleh perusahaan).

**Apa keterbatasan utama dari IGR?**
Keterbatasan utama IGR adalah tidak dapat dihitung jika perusahaan tidak menguntungkan atau tidak memiliki laba ditahan atau dividen untuk dibayarkan, yang membuatnya kurang berguna untuk perusahaan baru atau yang sedang berjuang.

**Apa perbedaan antara pertumbuhan internal dan eksternal?**
Pertumbuhan internal menggunakan sumber daya internal perusahaan, sementara pertumbuhan eksternal menggunakan sumber daya dari luar perusahaan.