# Kurva Imbal Hasil Interpolasi: Analisis dan Teknik

*English: Navigating the Interpolated Yield Curve: Insights and Techniques*

> Pelajari cara kerja kurva imbal hasil interpolasi (I curve), metode umum, dan penerapannya dalam analisis keuangan dan investasi.

**Definisi:** Kurva imbal hasil interpolasi (I curve) adalah kurva yang dibuat dengan memperkirakan imbal hasil obligasi Treasury untuk jatuh tempo yang tidak tersedia secara langsung, menggunakan data dari obligasi yang baru diterbitkan.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/i/interpolated_yield_curve

---

## Memahami Kurva Imbal Hasil Interpolasi (I Curve)

Kurva imbal hasil interpolasi (I curve) dibuat menggunakan obligasi Treasury yang baru diterbitkan (on-the-run). Obligasi ini hanya mencakup jatuh tempo tertentu, sehingga imbal hasil untuk jatuh tempo di antaranya harus diperkirakan. Interpolasi membantu dalam memperkirakan nilai-nilai yang tidak diketahui ini, seringkali menggunakan analisis numerik.

Analis keuangan dan investor menggunakan kurva imbal hasil interpolasi untuk memprediksi aktivitas ekonomi dan harga obligasi. Mereka mencapai ini melalui metode seperti bootstrapping dan analisis regresi. Kurva imbal hasil adalah elemen penting dalam keputusan investasi.

## Cara Kerja Kurva Imbal Hasil Interpolasi (I Curve)

Kurva imbal hasil digambarkan pada grafik yang menunjukkan imbal hasil dan berbagai jatuh tempo sekuritas Treasury. Grafik digambarkan dengan sumbu y yang menunjukkan suku bunga dan sumbu x yang menunjukkan durasi waktu yang meningkat. Karena obligasi jangka pendek biasanya memiliki imbal hasil yang lebih rendah daripada obligasi jangka panjang, kurva cenderung naik dari kiri bawah ke kanan.

Ketika imbal hasil dan jatuh tempo obligasi Treasury on-the-run digunakan, plot tersebut disebut kurva imbal hasil interpolasi atau I curve. Obligasi Treasury on-the-run adalah tagihan, nota, atau obligasi Treasury AS yang paling baru diterbitkan dengan jatuh tempo tertentu.

Sebaliknya, obligasi Treasury off-the-run adalah isu yang sudah matang dan dapat diperdagangkan. Obligasi Treasury on-the-run biasanya memiliki imbal hasil yang lebih rendah dan harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan isu off-the-run yang serupa, tetapi mereka mewakili sebagian kecil dari total sekuritas Treasury.

## Metode Interpolasi Umum dalam Kurva Imbal Hasil

Interpolasi digunakan untuk menemukan nilai entitas yang tidak diketahui. Sekuritas Treasury AS tidak diterbitkan untuk setiap periode waktu. Misalnya, Anda dapat menemukan imbal hasil untuk obligasi 1 tahun tetapi tidak untuk obligasi 1,5 tahun.

Untuk menemukan imbal hasil atau suku bunga yang hilang, metode interpolasi seperti bootstrapping atau analisis regresi digunakan. Setelah kurva imbal hasil diturunkan, spread imbal hasil dapat dihitung karena sedikit obligasi yang cocok dengan jatuh tempo obligasi Treasury on-the-run.

### Penting

Karena kurva imbal hasil mencerminkan pandangan pasar obligasi tentang tingkat inflasi, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan di masa depan, investor dapat menggunakan kurva imbal hasil untuk membantu mereka membuat keputusan investasi.

## Teknik Bootstrapping dalam Analisis Kurva Imbal Hasil

Metode bootstrapping menggunakan interpolasi untuk menentukan imbal hasil sekuritas zero-coupon Treasury dengan berbagai jatuh tempo. Menggunakan metode ini, obligasi berbunga kupon dilepaskan dari arus kas masa depannya - yaitu, pembayaran kupon - dan dikonversi menjadi beberapa obligasi zero-coupon. Biasanya, beberapa suku bunga di ujung pendek kurva akan diketahui. Untuk suku bunga yang tidak diketahui karena likuiditas yang tidak mencukupi di ujung pendek, Anda dapat menggunakan suku bunga pasar uang antarbank.

Untuk merangkum, pertama-tama interpolasi suku bunga untuk setiap jatuh tempo yang hilang. Anda dapat melakukan ini menggunakan metode interpolasi linier. Setelah Anda menentukan semua suku bunga struktur jangka waktu, gunakan metode bootstrapping untuk menurunkan kurva nol dari struktur jangka waktu paritas. Ini adalah proses iteratif yang memungkinkan untuk menurunkan kurva imbal hasil zero-coupon dari suku bunga dan harga obligasi berbunga kupon.

## Pertimbangan Utama untuk Menerapkan Kurva Imbal Hasil Interpolasi

Berbagai sekuritas pendapatan tetap diperdagangkan pada spread imbal hasil terhadap kurva imbal hasil interpolasi, menjadikannya tolok ukur utama. Misalnya, beberapa agency collateralized mortgage obligations (CMOs) diperdagangkan pada spread terhadap I curve, sejajar dengan weighted average lives mereka. Rata-rata umur ini biasanya berada di antara obligasi Treasury on-the-run, menjadikan kurva interpolasi penting.


## FAQ

**Apa itu kurva imbal hasil interpolasi (I curve)?**
Kurva imbal hasil interpolasi (I curve) adalah kurva yang dibuat dengan memperkirakan imbal hasil obligasi Treasury untuk jatuh tempo yang tidak tersedia secara langsung, menggunakan data dari obligasi yang baru diterbitkan.

**Bagaimana cara kerja kurva imbal hasil interpolasi?**
Kurva imbal hasil interpolasi digambarkan pada grafik yang menunjukkan imbal hasil dan berbagai jatuh tempo sekuritas Treasury, dengan imbal hasil untuk jatuh tempo di antaranya diperkirakan menggunakan metode seperti bootstrapping atau analisis regresi.

**Mengapa metode interpolasi diperlukan untuk kurva imbal hasil?**
Metode interpolasi diperlukan karena sekuritas Treasury tidak diterbitkan untuk setiap periode waktu, sehingga imbal hasil untuk jatuh tempo yang tidak tersedia perlu diperkirakan.

**Apa saja metode umum yang digunakan dalam interpolasi kurva imbal hasil?**
Metode umum yang digunakan dalam interpolasi kurva imbal hasil meliputi bootstrapping dan analisis regresi.

**Bagaimana investor dapat menggunakan kurva imbal hasil interpolasi?**
Investor dapat menggunakan kurva imbal hasil interpolasi untuk memprediksi aktivitas ekonomi, harga obligasi, dan membantu membuat keputusan investasi karena kurva mencerminkan pandangan pasar tentang masa depan.