# Trust Inter Vivos: Definisi, Cara Kerja, dan Manfaat

*English: What Is an Inter-Vivos Trust? Definition, How It Works, and Benefits*

> Pelajari tentang trust inter vivos (living trust), cara kerjanya, manfaatnya, serta jenis-jenisnya seperti revocable dan irrevocable trust.

**Definisi:** Trust inter vivos, atau living trust, adalah perjanjian hukum di mana seseorang (trustor) mentransfer aset kepada pihak ketiga (trustee) untuk dikelola demi kepentingan penerima manfaat (beneficiary) selama masa hidup trustor.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/i/intervivostrust

---

## Apa Itu Trust Inter Vivos?

Trust inter vivos, atau living trust, memungkinkan seorang trustee mengelola aset trust selagi orang yang membuat trust (trustor) masih hidup. Seringkali, trustor menunjuk dirinya sendiri sebagai trustee hingga ia tidak lagi mampu mengelola urusannya sendiri.

### Poin Penting

Trust inter vivos, atau living trust, menampung aset trustor. Aset tersebut dikelola oleh trustee hingga didistribusikan kepada penerima manfaat. Salah satu manfaat trust inter vivos adalah membantu menghindari proses probate, yaitu proses hukum distribusi aset seseorang setelah kematiannya. Trustor juga bisa menjadi trustee dalam trust inter vivos selama masa hidupnya atau hingga pihak cadangan yang disebutkan dalam trust diizinkan mengambil alih.

## Cara Kerja Trust Inter Vivos

Sebuah trust biasanya didirikan untuk menampung aset bagi penerima manfaat trust. Seorang trustee biasanya ditunjuk untuk mengelola aset tersebut dan memastikan bahwa perjanjian trust diikuti, yang mencakup memastikan aset didistribusikan kepada penerima manfaat yang ditunjuk.

Sebagai living trust, trust inter vivos memungkinkan trustor untuk menggunakan aset dan mendapatkan manfaat dari trust selama masa hidup trustor. Setelah trustor meninggal, aset akan didistribusikan oleh trustee kepada para penerima manfaat. Selama masih hidup, trustor, atau para trustor jika pasangan suami istri, dapat menjadi trustee, mengelola aset hingga mereka tidak mampu lagi, pada saat itu trustee cadangan yang ditunjuk mengambil alih tugasnya.

Ada dua kategori trust yang dapat dikategorikan sebagai living trust: revocable (dapat dibatalkan) atau irrevocable (tidak dapat dibatalkan).

### Trust Revocable

Trust revocable adalah trust yang memungkinkan perubahan dilakukan pada trust oleh trustor. Trust juga dapat dibatalkan oleh trustor. Setiap pendapatan yang diperoleh dalam trust revocable dibayarkan kepada trustor. Setelah kematian trustor, pendapatan dan aset ditransfer kepada penerima manfaat trust. Trust revocable bermanfaat karena fleksibel selama masa hidup trustor tetapi juga memungkinkan distribusi aset dari harta peninggalan trustor.

### Trust Irrevocable

Trust irrevocable adalah trust yang tidak memungkinkan perubahan dilakukan pada trust. Trust tidak dapat dibatalkan atau diubah setelah didirikan sebagai trust irrevocable. Setelah aset ditempatkan dalam trust irrevocable, trustor pada dasarnya telah melepaskan kepemilikan hukum atas aset tersebut. Trustee akan mengelola aset dan mendistribusikannya kepada penerima manfaat setelah kematian trustor.

## Keuntungan Trust Inter Vivos

Trust inter vivos adalah alat perencanaan warisan yang penting karena membantu menghindari probate, yaitu proses distribusi aset orang yang meninggal di pengadilan. Proses probate bisa memakan waktu lama, mahal, dan mengekspos urusan keuangan pribadi keluarga dengan menjadikannya catatan publik. Trust yang didirikan dengan benar membantu memastikan bahwa aset didistribusikan kepada penerima yang dituju secara tepat waktu dan pribadi. Akibatnya, anggota keluarga yang ditinggalkan menerima aset dalam transisi yang lancar tanpa gangguan.

Dengan living revocable trust (inter vivos), trustor juga dapat menjadi trustee, yang berarti aset dikendalikan oleh pemiliknya. Namun, karena aset tersebut atas nama trustor, pajak warisan mungkin berlaku jika nilai aset melebihi batas pengecualian pajak warisan pada saat kematian trustor. (Untuk tahun 2025, jumlah pengecualian tersebut adalah $13.99 juta.)

Jika trustor membuat irrevocable living trust, trustor pada dasarnya mengurangi nilai harta peninggalan (karena semua hak atas aset telah dilepaskan). Hal ini akan mengurangi pajak atas harta peninggalan tersebut.

### Penting

Living trust biasanya didirikan sebagai trust revocable dan pada dasarnya menjadi trust irrevocable setelah kematian trustor.

## Menyiapkan Trust Inter Vivos

Dalam mendirikan trust, trustor menunjuk para pihak trust, yang mencakup trustor, penerima manfaat, dan trustee. Terkadang, pasangan ditunjuk sebagai trustee. Namun, trustee pengganti harus ditunjuk jika kedua pasangan meninggal.

Hampir semua aset dapat dimiliki oleh trust. Aset seperti real estat, investasi, dan kepentingan bisnis dapat dialihkan namanya ke dalam trust. Beberapa aset, seperti asuransi jiwa dan rencana pensiun, langsung diberikan kepada penerima manfaat yang ditunjuk sehingga tidak perlu dimasukkan.

Selain menugaskan aset kepada penerima manfaat tertentu, trust dapat mencakup instruksi bagi trustee untuk memandu waktu distribusi dan pengelolaan aset selagi aset tersebut masih dipegang oleh trust.

Wasiat diperlukan untuk melaksanakan trust. Pada dasarnya, trust menjadi penerima manfaat utama dari sebuah wasiat. Selain itu, wasiat bertindak sebagai mekanisme penampung yang menentukan disposisi aset yang mungkin telah dikecualikan dari trust. (Wasiat juga menetapkan perwalian untuk anak di bawah umur, yang tidak dapat dilakukan oleh trust.)

## Apa Arti Inter Vivos?

Inter-vivos (Latin) berarti "selama hidup" atau "di antara yang hidup".

## Bisakah Trust Inter Vivos Dibatalkan (Revocable)?

Ya, trust inter vivos bisa revocable atau irrevocable. Paling umum adalah revocable.

## Apa Itu Trust Testamentary?

Kebalikan dari trust inter vivos (living trust) adalah trust testamentary, yang berlaku setelah kematian trustor.

## Apa Itu Settlor?

Settlor adalah seseorang yang membuat trust. Mereka biasanya adalah orang yang menyumbangkan aset ke dalam trust. Mereka juga dikenal sebagai trustor.

## Kesimpulannya

Trust inter vivos adalah living trust. Trust ini dibuat oleh trustor yang mendanai trust dengan asetnya. Trustor mempercayakan asetnya kepada trustee, yang bertindak sebagai fidusia dan mengelola aset hingga didistribusikan kepada penerima manfaat. Penerima manfaat dapat menerima aset selama atau setelah masa hidup trustor.


## FAQ

**Apa perbedaan utama antara trust inter vivos dan trust testamentary?**
Trust inter vivos berlaku selama masa hidup trustor, sementara trust testamentary baru berlaku setelah trustor meninggal.

**Apa keuntungan utama menggunakan trust inter vivos?**
Keuntungan utamanya adalah membantu menghindari proses probate yang bisa memakan waktu, mahal, dan bersifat publik.

**Apakah trust inter vivos selalu bersifat irrevocabel?**
Tidak, trust inter vivos bisa bersifat revocable (dapat dibatalkan) atau irrevocable (tidak dapat dibatalkan). Paling umum adalah revocable.

**Siapa saja pihak yang terlibat dalam sebuah trust inter vivos?**
Pihak yang terlibat adalah trustor (pembuat trust), trustee (pengelola aset), dan beneficiary (penerima manfaat).

**Aset apa saja yang bisa dimasukkan ke dalam trust inter vivos?**
Hampir semua aset bisa dimasukkan, seperti real estat, investasi, dan kepentingan bisnis. Namun, aset seperti asuransi jiwa dan rencana pensiun biasanya langsung diberikan kepada penerima manfaat yang ditunjuk.