# Pusat Investasi: Definisi, Tujuan & Contoh

*English: Understanding Investment Centers: Definition, Purpose & Examples*

> Pelajari apa itu pusat investasi, perbedaannya dengan pusat laba dan biaya, serta cara kerjanya dalam bisnis.

**Definisi:** Pusat investasi adalah unit bisnis yang bertanggung jawab atas pendapatan, biaya, dan asetnya sendiri, serta dievaluasi berdasarkan laba yang dihasilkan dari modal yang diinvestasikan.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/i/investment_center

---

## Apa Itu Pusat Investasi?

Pusat investasi adalah unit bisnis yang menggunakan modal untuk menghasilkan laba dan dievaluasi berdasarkan kinerja investasinya relatif terhadap biayanya.

Berbeda dengan pusat laba, yang fokus utamanya pada pendapatan, atau pusat biaya, yang mengelola pengeluaran, pusat investasi dinilai berdasarkan laba dan penggunaan modal yang efisien. Divisi pembiayaan dalam perusahaan besar adalah contoh umum pusat investasi dalam praktik.

## Bagaimana Pusat Investasi Beroperasi dalam Bisnis

Unit-unit departemen yang berbeda dalam sebuah perusahaan dikategorikan sebagai penghasil laba atau pengelola pengeluaran. Departemen organisasi diklasifikasikan ke dalam tiga unit: pusat biaya, pusat laba, dan pusat investasi. Pusat biaya berfokus pada minimalisasi biaya dan dinilai berdasarkan jumlah pengeluaran yang ditanggungnya.

Contoh departemen yang membentuk pusat biaya adalah departemen sumber daya manusia dan pemasaran. Pusat laba dievaluasi berdasarkan jumlah laba yang dihasilkan dan berupaya meningkatkan laba dengan meningkatkan penjualan atau mengurangi biaya. Unit yang termasuk dalam pusat laba meliputi departemen manufaktur dan penjualan. Selain departemen, pusat laba dan biaya dapat berupa divisi, proyek, tim, perusahaan anak, lini produksi, atau mesin.

Pusat investasi adalah pusat yang bertanggung jawab atas pendapatan, biaya, dan asetnya sendiri serta mengelola laporan keuangannya sendiri yang biasanya berupa neraca dan laporan laba rugi. Karena biaya, pendapatan, dan aset harus diidentifikasi secara terpisah, pusat investasi biasanya merupakan perusahaan anak atau divisi.

Seseorang dapat mengklasifikasikan pusat investasi sebagai perpanjangan dari pusat laba di mana pendapatan dan biaya diukur. Namun, hanya di pusat investasi aset yang digunakan juga diukur dan dibandingkan dengan laba yang dihasilkan.

## Membandingkan Pusat Investasi dan Pusat Laba

Alih-alih melihat berapa banyak laba atau pengeluaran yang dimiliki suatu unit seperti pada pusat laba perusahaan, pusat investasi berfokus pada penghasilan pengembalian atas aset tetap atau modal kerja yang diinvestasikan secara spesifik di pusat investasi.

Berbeda dengan pusat laba, pusat investasi dapat berinvestasi dalam aktivitas dan aset yang tidak harus terkait dengan operasi perusahaan. Ini bisa berupa investasi atau akuisisi perusahaan lain yang memungkinkan diversifikasi risiko perusahaan. Tren baru adalah proliferasi lengan ventura di dalam korporasi yang sudah mapan untuk memungkinkan investasi dalam gelombang tren berikutnya melalui akuisisi saham di startup.

Dalam istilah yang lebih sederhana, kinerja departemen dianalisis dengan memeriksa aset dan sumber daya yang diberikan kepada departemen dan seberapa baik departemen tersebut menggunakan aset tersebut untuk menghasilkan pendapatan dibandingkan dengan keseluruhan pengeluarannya. Dengan berfokus pada pengembalian modal, filosofi pusat investasi memberikan gambaran yang lebih akurat tentang seberapa besar kontribusi suatu divisi terhadap kesejahteraan ekonomi perusahaan.

Dengan menggunakan pendekatan ini untuk mengukur kinerja departemen, manajer memiliki wawasan tentang apakah akan meningkatkan modal untuk meningkatkan laba atau apakah akan menutup departemen yang tidak efisien dalam memanfaatkan modal yang diinvestasikan. Pusat investasi yang tidak dapat memperoleh pengembalian atas dana yang diinvestasikan melebihi biaya dana tersebut dianggap tidak menguntungkan secara ekonomi.

## Membedakan Pusat Investasi dari Pusat Biaya

Pusat investasi berbeda dari pusat biaya, yang tidak berkontribusi langsung terhadap laba perusahaan dan dinilai berdasarkan biaya yang ditanggung untuk menjalankan operasinya. Selain itu, tidak seperti pusat laba, pusat investasi dapat menggunakan modal untuk membeli aset lain.

Karena kompleksitas ini, perusahaan harus menggunakan berbagai metrik, termasuk return on investment (ROI), residual income, dan economic value added (EVA) untuk mengevaluasi kinerja departemen. Misalnya, seorang manajer dapat membandingkan ROI dengan biaya modal untuk mengevaluasi kinerja divisi. Jika ROI adalah 9% dan biaya modal adalah 13%, manajer dapat menyimpulkan bahwa pusat investasi mengelola modal atau asetnya dengan buruk.

## Intinya

Pusat investasi adalah unit yang mengelola aset, pendapatan, dan biayanya sendiri untuk menghasilkan laba, dengan kinerja diukur berdasarkan pengembalian atas modal yang diinvestasikan.

Ini membedakannya dari pusat laba dan biaya, yang tidak memiliki tanggung jawab aset penuh. Contohnya termasuk lengan pembiayaan produsen mobil atau pengecer, di mana metrik seperti ROI atau residual income membantu mengukur kontribusi mereka.


## FAQ

**Apa perbedaan utama antara pusat investasi dan pusat laba?**
Pusat investasi dinilai berdasarkan laba yang dihasilkan dari modal yang diinvestasikan, sementara pusat laba dinilai hanya berdasarkan laba yang dihasilkan dari pendapatan dan biaya.

**Mengapa pusat investasi penting bagi perusahaan?**
Pusat investasi penting karena memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kontribusi suatu divisi terhadap kesejahteraan ekonomi perusahaan dengan mengukur pengembalian modal yang diinvestasikan.

**Metrik apa yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja pusat investasi?**
Metrik yang umum digunakan meliputi return on investment (ROI), residual income, dan economic value added (EVA).

**Apakah pusat investasi selalu merupakan divisi besar?**
Tidak selalu, pusat investasi bisa berupa perusahaan anak, divisi, proyek, tim, atau bahkan lini produksi yang bertanggung jawab atas aset, pendapatan, dan biayanya sendiri.