# undang-undang-jones

*English: Understanding the Jones Act: Key Facts, History, and Economic Impact*

> Undang-Undang Jones mengatur pelayaran domestik AS, mewajibkan kapal buatan, dimiliki, dan dioperasikan AS untuk kargo antar pelabuhan domestik.

**Definisi:** Undang-Undang Jones adalah hukum Amerika Serikat yang mengharuskan penggunaan kapal yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan oleh warga negara AS untuk mengangkut barang antar pelabuhan domestik.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/j/jonesact

---

## Memahami Undang-Undang Jones

Undang-Undang Jones, secara resmi merupakan bagian dari Merchant Marine Act of 1920, adalah sebuah regulasi penting dalam hukum maritim Amerika Serikat. Inti dari undang-undang ini adalah mandat bahwa setiap pengangkutan kargo antar pelabuhan di dalam negeri Amerika Serikat harus menggunakan kapal yang dibangun di Amerika Serikat, dimiliki oleh warga negara atau perusahaan AS, dan dioperasikan oleh kru yang memenuhi kualifikasi AS. Tujuannya adalah untuk melindungi dan memperkuat industri perkapalan domestik AS, terutama setelah Perang Dunia I.

### Sejarah dan Tujuan

Diperkenalkan oleh Senator Wesley Jones dari Washington, undang-undang ini bertujuan untuk memberikan keunggulan kompetitif bagi industri maritim Amerika. Dengan mewajibkan penggunaan kapal domestik, undang-undang ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja di sektor pembuatan kapal dan pelayaran, serta memastikan ketersediaan armada kapal AS untuk keperluan pertahanan nasional di masa damai maupun perang. Ini adalah bentuk kebijakan proteksionisme yang dirancang untuk membatasi persaingan dari kapal-kapal asing di pasar domestik AS.

### Dampak Ekonomi dan Kontroversi

Meskipun bertujuan baik untuk industri domestik, Undang-Undang Jones seringkali dikritik karena meningkatkan biaya logistik dan pengiriman barang antar pelabuhan AS. Hal ini terutama dirasakan oleh wilayah-wilayah AS yang tidak berdekatan dengan daratan utama, seperti Hawaii, Alaska, dan Puerto Rico, yang sangat bergantung pada impor dan ekspor melalui laut. Biaya pengiriman yang lebih tinggi ini pada akhirnya dapat diteruskan kepada konsumen dalam bentuk harga barang yang lebih mahal.

Misalnya, studi oleh Purdue University memperkirakan bahwa Undang-Undang Jones membebani Puerto Rico sekitar $1,4 miliar per tahun, yang setara dengan tarif 30,6% untuk pengiriman dari AS ke pulau tersebut. Beban terbesar ditanggung oleh konsumen.

Dalam situasi darurat, seperti bencana alam atau krisis pasokan, pemerintah AS dapat memberikan pengecualian (waiver) terhadap Undang-Undang Jones untuk sementara waktu. Pengecualian ini memungkinkan penggunaan kapal asing untuk mengangkut barang penting guna mengatasi kekurangan pasokan dan menstabilkan harga, seperti yang terjadi pasca-badai Fiona di Puerto Rico atau ketika ada kekhawatiran lonjakan harga bahan bakar akibat ketegangan geopolitik.

### Persyaratan Utama

Untuk mematuhi Undang-Undang Jones, kapal yang digunakan untuk pengangkutan kargo domestik harus memenuhi tiga kriteria utama:

*   **Dibangun di AS:** Kapal harus dibangun di galangan kapal Amerika Serikat.
*   **Dimiliki oleh AS:** Kepemilikan kapal harus berada di tangan warga negara AS atau perusahaan AS.
*   **Dioperasikan oleh AS:** Kapal harus dioperasikan oleh perusahaan AS dan diawaki oleh kru yang memenuhi persyaratan kewarganegaraan AS.

### Pengecualian (Waiver)

Pemerintah AS memiliki kewenangan untuk memberikan pengecualian terhadap Undang-Undang Jones dalam kondisi tertentu. Pengecualian ini biasanya dipertimbangkan untuk mengatasi dampak negatif yang mendesak terhadap operasi militer atau untuk merespons keadaan darurat nasional yang dapat mengganggu pasokan barang penting. Namun, kewenangan untuk memberikan pengecualian jangka panjang telah dibatasi oleh Kongres, dan pengecualian yang tidak memenuhi standar darurat harus ditinjau kasus per kasus.

Undang-Undang Jones tetap menjadi subjek perdebatan sengit antara pendukungnya, yang menyoroti manfaatnya bagi industri perkapalan dan tenaga kerja AS, serta para kritikusnya, yang berpendapat bahwa undang-undang ini menghambat efisiensi ekonomi dan meningkatkan biaya bagi konsumen.


## FAQ

**Apa tujuan utama dari Undang-Undang Jones?**
Tujuan utama Undang-Undang Jones adalah untuk melindungi dan memperkuat industri perkapalan domestik Amerika Serikat dengan mewajibkan penggunaan kapal buatan, dimiliki, dan dioperasikan oleh warga negara AS untuk pengangkutan kargo antar pelabuhan domestik.

**Siapa saja yang biasanya terkena dampak negatif dari Undang-Undang Jones?**
Wilayah Amerika Serikat yang tidak berdekatan dengan daratan utama, seperti Hawaii, Alaska, dan Puerto Rico, seringkali terkena dampak negatif karena biaya pengiriman yang lebih tinggi yang disebabkan oleh undang-undang ini.

**Apakah Undang-Undang Jones berlaku untuk kapal pesiar?**
Undang-Undang Jones secara spesifik mengatur pengangkutan kargo. Namun, ada undang-undang terkait, yaitu Passenger Vessel Services Act, yang memiliki efek serupa pada kapal pesiar, membatasi kapal asing untuk mengangkut penumpang antar dua pelabuhan AS tanpa singgah di pelabuhan asing.

**Dalam kondisi apa pengecualian (waiver) terhadap Undang-Undang Jones dapat diberikan?**
Pengecualian dapat diberikan dalam keadaan darurat nasional, seperti bencana alam atau krisis pasokan, atau untuk mengatasi dampak negatif yang mendesak terhadap operasi militer.