# kecenderungan-marjinal-impor

*English: Understanding Marginal Propensity to Import (MPM) and Its Impact*

> Pelajari Kecenderungan Marjinal Impor (MPM): bagaimana perubahan pendapatan memengaruhi permintaan barang impor.

**Definisi:** Kecenderungan Marjinal Impor (MPM) adalah ukuran seberapa besar peningkatan impor yang terjadi akibat setiap unit peningkatan pendapatan disposabel.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/m/marginal_propensity_import_mpm

---

## Kecenderungan Marjinal Impor (MPM)

Kecenderungan Marjinal Impor, atau Marginal Propensity to Import (MPM), adalah konsep penting dalam teori ekonomi makro Keynesian yang mengukur respons belanja impor suatu negara terhadap perubahan pendapatan disposabel. Sederhananya, MPM menunjukkan berapa sen dari setiap tambahan dolar pendapatan yang dibelanjakan untuk barang dan jasa impor.

### Perhitungan dan Makna MPM

Secara matematis, MPM dihitung sebagai perubahan jumlah impor dibagi dengan perubahan pendapatan disposabel (ΔIm / ΔY). Nilai MPM berkisar antara 0 hingga 1. 

*   **MPM = 0:** Artinya, setiap peningkatan pendapatan tidak memicu peningkatan belanja impor sama sekali. Negara tersebut sangat mandiri dalam memenuhi kebutuhannya.
*   **MPM = 1:** Artinya, seluruh tambahan pendapatan dihabiskan untuk membeli barang impor. Ini menunjukkan ketergantungan yang sangat tinggi pada produk luar negeri.
*   **0 < MPM < 1:** Ini adalah skenario paling umum, di mana sebagian dari tambahan pendapatan digunakan untuk impor.

Misalnya, jika sebuah negara memiliki MPM sebesar 0.2, ini berarti untuk setiap tambahan pendapatan sebesar Rp1.000.000, masyarakat akan membelanjakan Rp200.000 untuk barang impor.

### Faktor yang Mempengaruhi MPM

Beberapa faktor dapat memengaruhi besaran MPM suatu negara:

*   **Tingkat Pembangunan Ekonomi:** Negara maju dengan industri yang terdiversifikasi dan sumber daya alam yang melimpah cenderung memiliki MPM yang lebih rendah dibandingkan negara berkembang yang sangat bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan produksi.
*   **Struktur Konsumsi dan Produksi:** Jika pola konsumsi masyarakat lebih mengarah pada barang-barang yang tidak diproduksi di dalam negeri, maka MPM akan cenderung tinggi.
*   **Ketersediaan Barang Substitusi Domestik:** Semakin banyak barang substitusi yang tersedia dari produksi dalam negeri, semakin rendah dorongan untuk mengimpor, sehingga MPM lebih rendah.
*   **Nilai Tukar Mata Uang:** Fluktuasi nilai tukar dapat memengaruhi harga barang impor. Jika mata uang domestik melemah, barang impor menjadi lebih mahal, yang dapat menurunkan MPM.

### Peran MPM dalam Ekonomi Makro

MPM memiliki peran krusial dalam analisis ekonomi makro, terutama dalam model Keynesian:

*   **Penentu Ekspor Neto:** MPM secara langsung memengaruhi besaran ekspor neto (ekspor dikurangi impor). Peningkatan impor akibat kenaikan pendapatan akan mengurangi ekspor neto.
*   **Pengaruh pada Multiplier:** MPM adalah salah satu faktor yang mengurangi besaran multiplier ekonomi. Semakin tinggi MPM, semakin besar kebocoran pendapatan ke luar negeri melalui impor, sehingga efek pengganda dari suatu belanja awal menjadi lebih kecil.
*   **Analisis Dampak Global:** MPM membantu ekonom memahami bagaimana perubahan pendapatan di satu negara dapat memengaruhi perdagangan global. Negara dengan MPM tinggi akan memberikan dampak yang lebih besar pada negara pengekspor ketika pendapatannya berubah.

Meskipun MPM adalah alat analisis yang berguna, penting untuk diingat bahwa nilainya dapat berubah seiring waktu karena perubahan harga relatif barang domestik dan impor, serta perubahan preferensi konsumen.


## FAQ

**Apa itu Kecenderungan Marjinal Impor (MPM)?**
Kecenderungan Marjinal Impor (MPM) adalah ukuran seberapa besar peningkatan impor yang terjadi akibat setiap unit peningkatan pendapatan disposabel.

**Bagaimana cara menghitung MPM?**
MPM dihitung dengan membagi perubahan jumlah impor dengan perubahan pendapatan disposabel (ΔIm / ΔY).

**Mengapa MPM penting dalam ekonomi Keynesian?**
MPM penting karena memengaruhi ekspor neto, mengurangi besaran multiplier ekonomi, dan membantu menganalisis dampak perubahan pendapatan suatu negara terhadap perdagangan global.

**Faktor apa saja yang memengaruhi besaran MPM suatu negara?**
Faktor-faktor yang memengaruhi MPM antara lain tingkat pembangunan ekonomi, struktur konsumsi dan produksi, ketersediaan barang substitusi domestik, dan nilai tukar mata uang.